Mohon tunggu...
Aulia Nisanti
Aulia Nisanti Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa tingkat akhir strata 1 jurusan Teknik Industri Universitas Diponegoro

Mahasiswa tingkat akhir strata 1 jurusan Teknik Industri Universitas Diponegoro

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Penuh Antusias! Anak-anak Praktikkan 7 Langkah Cuci Tangan Bersama Mahasiswa KKN Undip

9 Agustus 2021   19:00 Diperbarui: 10 Agustus 2021   00:59 169
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Anak-Anak Mempraktikkan Cuci Tangan (Sumber: Penulis)

Kabupaten Semarang (09/08/2021) -- Mencuci tangan merupakan salah satu protokol kesehatan yang harus dilakukan selama masa pandemi guna mencegah penularan Covid-19.  World Health Organization (WHO) telah menjelaskan bahwa cuci tangan yang benar harus menerapkan 7 langkah standar dan membutuhkan waktu sekitar 20-30 detik.

Desa Bumen merupakan salah satu desa di Kabupaten Semarang yang berstatus zona resiko sedang. Meskipun tidak ada kasus terkonfirmasi positif yang tercatat, namun masyarakat tidak boleh lengah dalam menghadapi pandemi ini.

TPA merupakan tempat belajar dasar-dasar keilmuan agama islam yang diikuti oleh anak-anak warga desa dan masih aktif dilaksanakan secara luring 5 kali seminggu selama masa pandemi. 

Sangat disayangkan, sebagian besar murid TPA belum paham betul bagaimana cara menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar. Selain itu, di gedung TPA juga tidak tersedia fasilitas untuk mencuci tangan maupun hand sanitizer yang dapat digunakan oleh anak-anak TPA maupun guru yang mengajar.

Kondisi yang demikian tentu saja sangat mengkhawatirkan dan dapat berpotensi memunculkan klaster baru penyebaran Covid-19. Mahasiswa KKN Undip berinisiatif untuk menarik perhatian anak-anak TPA agar dapat menerapkan protokol kesehatan dengan baik, salah satunya yaitu cuci tangan pakai sabun. 

Selain mengajarkan 7 langkah cuci tangan yang direkomendasikan oleh WHO, mahasiswa Undip juga membuat alat touchless hand wash untuk menarik antusiasme anak-anak TPA untuk mengikuti edukasi pentingnya cuci tangan dan cara cuci tangan yang benar.

Edukasi pentingnya cuci tangan dan cara cuci tangan yang benar telah terlaksana pada hari Sabtu (31/07/2021) sekitar pukul 09.00 -- 09.30 WIB. Edukasi berlokasi di posko KKN Desa Bumen yang dihadiri oleh 12 anak-anak TPA. 

Kegiatan dimulai dengan edukasi lisan mengenai pentingnya cuci tangan menggunakan sabun dan bagaimana cara mencuci tangan yang benar. Kemudian anak-anak diminta untuk menonton dan memperhatikan secara saksama video 7 langkah cuci tangan pakai sabun. 

Selanjutnya, anak-anak TPA dibimbing oleh mahasiswa KKN Undip untuk menghafal dan bernyanyi bersama sesuai dengan video yang sudah dilihat. Semua anak-anak terlihat sangat antusias dan dapat menghafal 7 langkah cuci tangan dengan cepat. 

Sebagai penutup, anak-anak diminta untuk mempraktikkan langsung cara mencuci tangan yang baik dan benar menggunakan alat touchless hand wash serta dibagikan poster 7 langkah cuci tangan sebagai pengingat dan media pemberitahuan pada teman-teman lainnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun