Mohon tunggu...
Asmirizani
Asmirizani Mohon Tunggu... Penulis - Ketua Forum Penulis, FLP Kalbar

Literasi, Edukasi, dan Reaksi

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Anak Merupakan Mutiara Hati yang Dinanti

15 Oktober 2017   02:54 Diperbarui: 15 Oktober 2017   03:04 1765
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber gambar: Pixabay.com

Anak merupakan mutiara hati yang selalu dinanti pasangan suami istri. Adanya anak dapat menambah kegembiraan tersendiri bagi pasangan. Adanya buah hati membuat rumah tangga menjadi sangat indah, kebahagiaan tiada tara.

Sudah Siapkah Mempunyai Anak?

Setelah pertanyaan kapan menikah terjawab, orang lain akan lanjut bertanya tentang kehamilan istri. Jika istri sudah hamil, orang lain akan mengatakan bahwa suami tokcer atau mengatakan pasangan tokcer. Sebaliknya, jika istri belum hamil, orang akan mengatakan tidak tokcer. 

Pertanyaan kehamilan ini akan terasa risi bagi pasangan jika istri belum juga hamil. Terkadang pertanyaan ini menjadi beban bagi pasangan. Ingin punya anak semakin kuat di hati pasangan suami istri. Berbagai cara cepat hamil terkadang dilakukan demi mendapatkan anak.

Pasangan mulai merencanakan kehamilan. Pasangan melakukan suatu program supaya istri hamil. Melakukan program bercinta terjadwal dan berkala. Melakukan program tersebut pada waktu dan hari tertentu. Program mengonsumsi makanan bergizi yang memicu kesuburan suami dan istri. Masih banyak program cara cepat hamil lainnya. Program yang tidak bertentangan dengan agama boleh saja untuk dilakukan.

Ada beberapa pasangan yang belum siap memiliki anak. Mereka melakukan perencanaan yang telah disepakati bersama pasangan. Perencanaan untuk berdua dalam menikmati masa awal pernikahan. Ada pasangan yang ingin menikmati masa berdua (bulan madu) melakukan perjalanan ke berbagai tempat serasa dunia milik berdua. Ada pasangan melakukan beberapa kegiatan yang menjadi target, misalnya memajukan bisnis. Bahkan ada pasangan yang merencanakan untuk meningkatkan karir sebelum memiliki anak.

Ada juga pasangan yang telah siap memiliki anak. Pasangan ini biasanya sudah merencanakan investasi masa depan. Merencanakan hidup ke depan saat memiliki anak. Pasangan ini telah merencanakan sesuatu yang matang bagi anak dan pasangan. Ada juga pasangan yang tidak pernah merencanakan untuk memiliki anak. Pasangan ini natural saja, berjalan dengan apa adanya.

Siap atau tidak siap mempunyai anak, jika pasangan telah dipercayai oleh Allah SWT dititipkan seorang anak, maka wajib menjaganya. Merawat dengan kasih sayang dan tulus serta memberikan yang terbaik bagi anak sekuat kemampuannya.

Suami Siaga

Suami yang akan menjadi seorang ayah harus mempersiapkan segalanya. Calon ayah harus memiliki sikap siaga saat istri mengandung. Calon ayah harus melakukan hal-hal yang membuat istri dan anak dalam kandungan sehat dan bahagia. Calon ayah memberikan fasilitas dan dukungan pada istri yang mengandung.

Beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat kehamilan pertama, seperti mengecek kehamilan dengan tes pack, ibu hamil ngidam, memilih dokter kandungan, chek up ke dokter, dan melakukan USG kehamilan. Hal tersebut seperti hasil pengalaman oleh mas Andika Priyandana.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun