Mohon tunggu...
Asita Suryanto
Asita Suryanto Mohon Tunggu... Traveler

pecinta traveling dan kuliner

Selanjutnya

Tutup

Travel Artikel Utama

Rumah Adat Suku Using di Banyuwangi yang Penuh Arti

20 September 2019   13:21 Diperbarui: 25 September 2019   08:37 0 9 3 Mohon Tunggu...
Rumah Adat Suku Using di Banyuwangi yang Penuh Arti
Rumah adat Suku Using (Dokumentasi Asita)

Mendatangi desa wisata di Banyuwangi yaitu Desa Kemiren yang kaya dengan adat dan budaya setempat yang dikenal sebagai tuan rumah Suku Using memiliki banyak rumah adat khas di Desa Kemiren.

Di desa adat tersebut, masih banyak dijumpai beberapa rumah adat Using kuno yang ditempati hingga saat ini.

Rumah adat yang sebagian besar juga menjadi rumah tinggal ini tersebar di beberapa tempat di area Desa Kemiren.

Isi rumah adat using (Dokumentasi Asita)
Isi rumah adat using (Dokumentasi Asita)

Salah satu diantaranya rumah adat milik Mbok  Nah  yang menjadi penghuni rumah adat Using dari empat generasi. 

Rumah berdinding bambu yang kelihatan sederhana dari luar tetapi tetap berdiri tegak. Dengan bentuk atap adat Kemiren dan isi rumahnya dipenuhi barang-barang pecah belah dan mebel kuno.

Lemari kuno isi pecah belah (Dokumentasi Asita)
Lemari kuno isi pecah belah (Dokumentasi Asita)

Salah satu kekhasan dari rumah adat Using dapat dilihat dari atap rumah adat Using yang memiliki tiga bentuk atap yaitu Tikel Balung, Baresan, dan Cerocogan.

Bentuk Tikel Balung merupakan bentuk dasar rumah adat Using yang terdiri dari empat rab (bidang) atap. Satu unit Tikel Balung biasanya dimiliki setiap keluarga yang menaungi aktivitas penghuninya.

Bagian Pawon (dapur) di salah satu rumah adat Using di Desa Kemiren Banyuwangi, Jawa Timur. Pembentukan ruang-ruang di dalamnya didasarkan pada jumlah orang yang menghuninya. 

Sementara bentuk Baresan adalah bentuk yang lebih sederhana dari Tikel Balung dengan menghilangkan satu rab di belakangnya sehingga terdiri dari riga rab (bidang)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2