Mohon tunggu...
Arsil Ihsan
Arsil Ihsan Mohon Tunggu... Semua Untuk Selayar

Kabupaten Kepulauan Selayar

Selanjutnya

Tutup

Analisis

Mungkinkah Ada Kluster Baru Penghalang Pilkada 2020 di Sulsel?

19 September 2020   11:51 Diperbarui: 19 September 2020   12:00 17 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mungkinkah Ada Kluster Baru Penghalang Pilkada 2020 di Sulsel?
Foto Capture dari liputan6.com 

SELAYAR. Bila menelusuri dan membaca sejumlah berita media-media online yang memberitakan Ketua KPU RI, Arief Budiman terpapar Corona, sementara media lainnya memberitakan kalau Ketua KPU Sulawesi Selatan, Faisal Amir juga terpapar corona setelah mendampingi dan kontak erat dengan Arief Budiman saat berkunjung ke Makassar, maka bukan tidak mungkin akan ada kluster baru di Sulawesi Selatan. 

Pasalnya kehadiran Arief Budiman di Makassar tentu saja telah berinteraksi dengan sejumlah personil KPU di Sulawesi Selatan. Sehingga sebaiknya seluruh yang pernah kontak dengan Arief Budiman dan Faisal Amir bisa menjalani uji swab agar tidak menjadi perantara virus ke tengah masyarakat di seluruh Sulawesi Selatan. 

Dari pemberitaan media online di Sulsel juga menyampaikan kalau KPU Sulsel akan ditutup sementara dan seluruh pegawai akan bekerja dari rumah menyusul terpaparnya Ketua Sulsel dan Ketua KPU RI yang sebelumnya berkunjung ke Makassar. 

Mungkinkah pekerjaan Pilkada serempak 2020 di Sulsel akan terlaksana dengan baik jika kemudian semua terhambat karena corona ? Apakah tidak sebaiknya hal ini menjadi bahan evaluasi pemerintah sebelum terlanjur anggaran negara yang ditujukan untuk pesta demokrasi rakyat bisa terpakai dengan baik dan benar tanpa harus di ganggu dengan alasan pandemi corona. 

Kompasianer sebelumnya menulis artikel "Mungkinkah Teori tentang Pilkada Bebas Corona Dapat Terlaksana?"

Belum berapa hari menulisnya, hari ini kemudian terbukti bahwa Ketua KPU RI dan Ketua KPU Sulsel sudah terpapar corona. lalu bagaimana dan siapa yang bisa menjamin agar rakyat Sulsel, khususnya Selayar bisa bebas corona pada Pilkada 2020 di tengah Pandemi COVID-19 ? 

Jangan karena ngotot pada kepentingan hingga kemudian resiko disepelekan, mengingat jumlah kasus positif di Kepulauan Selayar secara khusus semakin meningkat hingga mencapai 132 kasus positif dan sebagian berasal dari kluster kantoran alias pegawai. Sayangnya karena kasus poitif yang terakhir ini tidak lagi di karantina terpusat tapi hanya karantina di rumah yang dinilai sangat rentan menulari masyarakat dilingkungan dan keluarganya sendiri. 

Belum lagi tambahan tenaga rumah sakit dan pegawai kesehatan di Kepulauan Selayar juga ikut terpapar corona. Termasuk pegawai BPS dan BKD Pemkab Kepulauan Selayar. Yang pasti prediksi akan semakin meningkat tetap ada. 

Kompasianer mengucapkan Sukses Pilkada Selayar 2020. 

VIDEO PILIHAN