Mohon tunggu...
Arnold Adoe
Arnold Adoe Mohon Tunggu... Lainnya - Tukang Kayu Setengah Hati

Menikmati Bola, Politik dan Sesekali Wisata

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

105 Poin, Mampukah Pep?

4 Maret 2018   16:17 Diperbarui: 4 Maret 2018   16:27 780
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Conte, pemegang rekor kemenangan I Sumber Illustrasi : Eurosport

Apa asyiknya menyaksikan laga diantara dua klub yang satunya hampir pasti meraih gelar juara dan satunya dilatih oleh pelatih yang sedang terlihat putus asa?. Laga dimaksud adalah laga antara Manchester City melawan Chelsea yang akan dilangsungkan di Etihad Stadium, malam ini pukul 22.00 WIB.

Dari 10 laga tersisa, City hanya perlu meraih lima kemenangan untuk memastikan gelar juara Premier League. Melihat superioritas mereka bermain, hal itu amatlah mungkin dilakukan apalagi tim-tim elit lain terkesan tidak konsisten dalam bermain.

Di lain pihak, Antonio Conte, akhir-akhir ini lebih  sibuk menyindir manajemen yang pada bursa transfer kemarin terlihat tak "serius" dengan membelanjakan pemain yang sebenarnya tak diinginkannya. Bahkan, Conte mengatakan dengan terus terang bahwa City berhasil karena kebijakan transfer yang tepat dan tak pelit.

Lalu stimulan apa yang bisa membuat laga ini masih menarik untuk disaksikan? Paling tidak ada 2 hal menarik yang dapat kita kedepankan, dan kita cermati sebelum pertandingan yang bakal seru ini.

Rekor diantara Pep dan Conte I Sumber Illustrasi : Bola
Rekor diantara Pep dan Conte I Sumber Illustrasi : Bola
Pertama, soal saling mengalahkan antara Pep Guardiola dan Antonio Conte. Meski, The Blues Conte tertinggal jauh di klasemen English Premier League (EPL) dari City Guardiola, tetapi ada hal lain  yang masih membuat Conte pantas lebih unggul dari Guardiola . Conte adalah satu-satunya pelatih yang mampu mengalahkan Guardiola dua kali dalam semusim, dan Guardiola belum mampu membalasnya.

Prestasi ini patut dibanggakan, karena dalam karir kepelatihan Pep Guardiola di Barcelona maupun Bayern, Guardiola belum pernah disakiti secara paripurna seperti itu. 

Apa yang membuat Guardiola sulit menaklukan tim Conte?. Jelas, selain faktor Matic dan juga Diego Costa yang musim lalu membuat skuat Chelsea lebih solid, taktik Conte juga bekerja lebih baik dari taktik Pep di musim perdana mereka di EPL.

Dalam wawancara terakhirnya dengan Sky Sports,Pep kembali mengungkapkan hal itu. "Conte memperkenalkan bagaimana caranya menyerang dengan lima orang di belakang, sebuah sistem berbeda. Banyak tim, termasuk Arsenal, harus bekerja keras menirunya,tetapi tetap gagal" ujar Guardiola.

4-3-3 dengan skema tiki-taka ala Guardiola musim lalu kerap kelabakan saat berhadapan dengan sistim 5 orang di belakang ini. Meski sebenarnya Conte memang bertahan dengan 5-4-1 ketika bertahan tetapi berubah cepat menjadi 3-4-3 ketika menyerang atau serangan balik.

Musim ini, peruntungan Conte sudah berubah. Bermain ketat di Stamford Bridge, 30 September lalu, skuat Conte yang tidak sekuat musim lalu harus menyerah 30 dari  The Citizens 0-1, lewat gol Kevin De Bruyne. Kemenangan pertama Guardiola atas Conte.

Para pengamat memperkirakan di Etihad Stadiummalam ini, Pep kembali dapat menggenapkan kemenangannya menjadi dua kali dalam semusim sekaligus melunasi dendamnya. Namun menurut saya, hal itu tidaklah akan semudah yang diperkirakan?. Mengapa?. Laga lanjutan leg ke-2 Liga Champions antara Chelsea melawan Barcelona secara tidak langsung akan mempengaruhi laga ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun