Mohon tunggu...
ARI SUDRAJAT
ARI SUDRAJAT Mohon Tunggu... Penulis - Jurnalis

Jadilah bagian dari perubahan untuk bangsa yang besar

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Pemdes Parahu Berikan Bantuan kepada Warga Korban Banjir Luapan Sungai Sentiong

20 September 2022   23:17 Diperbarui: 21 September 2022   02:08 133 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kunjungan Kades Parahu didampingi Kejaroan 1 dan 2/dokpri

TANGERANG - Pemerintah Desa (Pemdes) Parahu Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Kampung Parahu RT 06/01. Selasa, (20/9/2022).

Kepala Desa Parahu Yopi Koslaniyudin didampingi Kejaroan 1 Wawan Alamsah dan Kejaroan 2 Davic Januari meninjau langsung ke rumah warga yang terdampak banjir luapan sungai sentiong. Sekaligus mendistribusikan bantuan bahan makanan pokok.

Kepada media Yopi mengatakan, bantuan ini adalah bentuk kepedulian Pemdes Parahu terhadap warga yang terkena dampak banjir akibat meluapnya air dari sungai Sentiong.

"Alhamdulillah, bantuan ini adalah bentuk perhatian kami Pemdes Parahu untuk meringankan beban warga yang terkena dampak banjir akibat meluapnya sungai Sentiong," ucapnya.

Sementara Asiti (58) Warga Kampung Parahu yang rumahnya terkena dampak luapan sungai Sentiong menceritakan, hujan deras senin sore (19/9) yang mengguyur Desa Parahu dan sekitarnya membuat rumahnya terendam banjir. Namun banjir tersebut kembali surut tidak lama sekitar jam 8 malam.

"Habis hujan itu tiba-tiba sungai meluap, rumah saya kebanjiran, tapi Alhamdulillah gak lama pas malam sekitar jam 8 pak Jaro Wawan datang sudah mulai surut lagi" ungkapnya.

Banjir luapan sungai Sentiong merendam rumah Asiti (58) warga kampung Parahu Sukamulya/dokpri
Banjir luapan sungai Sentiong merendam rumah Asiti (58) warga kampung Parahu Sukamulya/dokpri

Lanjut Asiti, Dirinya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Desa Parahu atas bantuan dan kepeduliannya memberikan bahan makanan berupa beras, telur, minyak sayur dan mie instan.

"Terimakasih kepada pemerintah desa khususnya pak lurah, mudah-mudahan bantuan ini bisa jadi berkah untuk keluarga kami" pungkasnya.

Perlu diketahui, rumah keluarga Ibu Asiti hanya berjarak 50 meter dekat dengan sungai. Jika terjadi hujan deras kembali, rumah tersebut rawan terdampak banjir karena tidak ada pondasi yang mencegah luapan sungai. I Ary 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan