Mohon tunggu...
Arip Nurahman
Arip Nurahman Mohon Tunggu... Pengejar ilmu

Menulis dengan sepenuh hati

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan

Aliansi Mahasiswa dan Milenial Apresiasi Capaian Kinerja 1 Tahun Kemensos

22 November 2020   20:00 Diperbarui: 22 November 2020   20:04 8 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Aliansi Mahasiswa dan Milenial Apresiasi Capaian Kinerja 1 Tahun Kemensos
sumber foto: kemsos.go.id

Tulisan ini merupakan asli tulisan saya sendiri dan sudah dimuat di beberapa media nasional. Saya bersaksi tulisan ini bukanlah plagiat dan saya siap mempertanggungjawabkanya.

Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) telah menunjukkan kinerja yang baik selama periode satu tahun dibawah kepemimpinan Juliari P Batubara, sehingga Kemensos kembali menempati posisi sebagai kementerian dengan realisasi anggaran tertinggi di antara 85 kementerian/lembaga (K/L). Tercatat, realisasi anggaran Kemensos mencapai 86,74%.

"Sesuai dengan arahan Bapak Menteri Sosial, kinerja ini akan terus kami pertahankan dan kami tingkatkan. Yang tidak kalah penting realisasi anggaran Kemensos lebih tinggi dari realisasi rata-rata nasional sebesar 68,11%," ujar Sekretaris Jenderal Kemensos, Hartono Laras.

Dari berbagai jenis belanja, realisasi belanja bansos sebesar 87,86%, belanja pegawai sebesar 74,18%, belanja barang sebesar 63,11%, kewenangan dekonsentrasi 59,35%, dan kewenangan tugas pembantuan sebesar 53,48%.

Sementara itu, Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Asep Sasa Purnama menambahkan, capaian bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako dengan sasaran 20 Juta KPM, dari Pagu Rp 43,1 triliun telah terealisasi 78,6%. Kemudian Bansos Tunai (BST) dengan penerima sebanyak 9 juta KPM, dengan anggaran Rp 32,4 triliun telah terealisasi mencapai 96,50%.

Begitu juga dengan Bansos Tunai KPM BPNT/Program Sembako Non PKH dengan sasaran 9 Juta KPM dengan indeks Rp 500 ribu/KPM sekali salur, dengan anggaran Rp4,5 triliun, telah mencapai realisasi 100%. "Secara umum, bansos di lingkungan PFM sudah realisasi sebesar 84,56%," ungkapnya.

Kemudian Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Pepen Nazaruddin melanjutkan, pihaknya menangani bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dengan sasaran 10 Juta KPM dan anggaran Rp36,8 triliun. Lalu Bansos Sembako Jabotabek dengan sasaran 1,9 Juta KPM dengan anggaran Rp6,8 triliun.

"Baik PKH maupun Bansos Sembako Jabotabek sudah terealisasi sebesar 100%. Untuk Bansos Sembako Jabotabek sudah selesai Tahap X dan kini memasuki Tahap XI," katanya.

Dilaporkan pula progres Bantuan Sosial Beras (BSB) dengan sasaran 10 KPM di mana volumenya 15 kg/KPM/Bulan (selama tiga bulan: Agustus-Oktober 2020). "Dengan anggaran Rp 4,5 triliun, BSB telah terealisasi mencapai 98,38%," kata Dirjen Pemberdayaan Sosial, Edi Suharto.

Capaian kinerja Kemensos ini pun mendapat apresiasi dari koordinator Aliansi Mahasiswa dan Milenial untuk Indonesia (AMMI) Nurkhasanah, menurutnya Menteri Sosial Juliari P Batubara bersama semua jajaran di Kemensos telah berhasil mengimplementasikan arahan-arahan Presiden Jokowi secara baik.

"Saya mengapresiasi Kementerian Sosial yang selama satu tahun ini telah menunjukkan kinerja dengan sangat baik. Dengan anggaran yang terbesar, Kemensos mampu menyerap dan menyalurkannya dengan tepat sasaran," ungkap Nurkhasanah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN