Muhammad Arif
Muhammad Arif

Lahir di Riau, Tanggal 14 April 1989

Selanjutnya

Tutup

Muda

Status Facebook Kepala Desaku

13 Februari 2018   18:35 Diperbarui: 13 Februari 2018   19:24 503 0 0
Status Facebook Kepala Desaku
koleksi pribadi

Saya menulis ini, gara gara melihat status facebook kepala desa saya.

Dalam Facebooknya,  Ia mengajak masyarakat agar selalu semangat untuk menjalani aktifitas, serta meminta masukan dan saran untuk kemajuan desanya. 

"Sama dengan hari kemaren tetap semangat, mohon masukan dan saran tentang desa kita untuk lebih maju dan sejahtera" tulisnya. 

Status tersebut mendapat berbagai tanggapan warga. 

"Pak kades lampu penerang jalan umum tenaga Surya (PJUTS) untuk desa kasikan kenapa tidak ada pak kades?,di desa tetangga ada, seumpama ada untuk desa kasikan, arahkan ke terantam pak kades yang paling utama di simpang karya, seterusnya dijalan simpang masuk arah kerumahnya saya pak kades" kata salah satu komentar warga. 

Terus ada juga yang meminta tong sampah agar disediakan disetiap RT/RW agar kebersihan selalu terjaga. 

Dan ada juga warga menanggapi dengan santai. 

"apa cerita pak kades? " komentar salah satu warga

Saya menilai, dari pristiwa diatas merupakan hal yang positif antara kepala desa dan warganya. Dengan media sosial, antara warga dan pemerintahan desa bisa terjalin dengan baik, bisa menjadi lebih dekat, walaupun dari segi geografisnya jaraknya cukup dekat.  Kalau ada sesuatu bisa langsung melaporkanya langsung ke kantor desa.

Tapi itulah hebatnya media sosial, dari warganya yang tadi sungkan untuk menaggapi berbagai masalah sekarang tidak lagi. status "welcome" dari kepala desa terbukti ampuh untuk menjalankan roda aspirasi warga. 

Sebenaranya,  banyak permasalahan yang ada di desa saya,  terutama terkait pengangguran. muda mudinya banyak mengeluh karena status pengganguranya. 

"itulah kampung kita ini diatas minyak, dibawah minyak, perusahaan-perusahaan besar ada disini tapi banyak muda-mudi nganggur" begitulahlah kata-kata orang tua tua dikampung yang saya kenang.

Pengangguran muda mudi tidak hanya terjadi didesa saya, ini juga ada di seluruh desa desa diwilayah Indonesia dan masih menjadi PR bagi pemerintah pusat. 

Saya setuju, Sudah tepat pemerintah kita untuk memberikan beasiswa kuliah keluar negeri. Karena memang untuk mengurus Sumber daya Alam itu dibutuhkan Sumber Daya Manusia produktif. 

Semoga ini juga menjadi perhatian bagi kepala desa saya, bahwa peningkatan SDM harus menjadi prioritas untuk muda mudi yang ada di desa, agar sinkron antara visi pemerintahan pusat dan pemerintah desa terjalin sebagaimana yang dicita citakan. 

Ketika saya menulis ini,  saya ditegur oleh seorang junior saya dikampus dulu.

"Bang udah  kerja? " 

Dan saya pun terdiam, lalu menyerumput kopi yang ada didepan saya sembari menghisap rokok dalam-dalam. Shatttt... Saya tidak menjawab apa-apa dan teman saya berlalu pergi.  Khihkhiiki