Hobi

Sejarah di Asian Games, Esports Akan Menjadi Cabang Olahraga Resmi

16 Mei 2018   17:58 Diperbarui: 16 Mei 2018   18:17 265 0 0
Sejarah di Asian Games, Esports Akan Menjadi Cabang Olahraga Resmi
taken from hasagi.gg

Electronic Sports atau esports tengah naik daun.  kepopuleran kompetisi berbasis video games ini telah sampai di meja para stakeholder Komite Olimpiade Asia, hingga akhirnya dewan olimpiade tertinggi di Asia ini memutuskan untuk memasukkan esports menjadi cabang ekshibisi dalam ajang Asian Games 2018 nanti yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang.

Bagi beberapa orang bukan sesuatu yang lumrah melihat video games, permainan yang biasa dimainkan anak-anak ketika waktu luang atau bahkan bolos ini akan menjadi calon olahraga yang setara dengan sepakbola, basket, atletik, renang, dan bulutangkis. Dengan mayoritas basis penggemar milenial, tentu masuknya esports dapat merangsang pro dan kontra diantara penonton nanti.

Namun masuknya esports sebagai cabor di Asian Games sendiri sangat beralasan, tercatat salah satu titel video games terkemuka di dunia yaitu League of Legends berhasil memecahkan rekor 100 juta penonton dari kanal digital youtube maupun twitch, sementara titel video game dengan jumlah uang terbesar yang dapat dimenangkan dipegang oleh Dota 2 yang mampu mengumpulkan sekitar 24 juta dollar dari crowdfunding yang mereka selenggarakan.

Dua prestasi besar ini tentu terlalu sulit untuk dinafikan oleh para anggota dewan olimpiade tersebut. Setelah mendapat keputusan dari Dewan Olimpiade Asia, AESF atau Asian Esports Federation telah memutuskan 6 titel yang akan dilombakan pertama kali di Asian Games yang akan digelar di tanah air. Keenam titel game tersebut antara lain League of Legends, game dengan jumlah pemain terbanyak di dunia, Arena of Valor, Pro Evolution Soccer 2018 yang bertemakan sepakbola, Hearthstone, Clash Royale, dan StarCraft II.

Bagi para penggemar esports di tanah air ini akan menjadi kesempatan yang bagus untuk menyaksikan bintang esports global secara langsung di arena dan bagi para pemangku kepentingan esports di tanah air, hal ini akan menjadi dukungan moral yang bagus untuk memperkenalkan esports lebih lagi di tengah-tengah masyarakat