Mohon tunggu...
antung apriana
antung apriana Mohon Tunggu... Administrasi - ibu bekerja dengan 2 anak

working mom with 2 children, blogger www.ayanapunya.com

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Artikel Utama

Membeli Mobil Bekas dan Risiko yang Dihadapi

11 Agustus 2022   15:34 Diperbarui: 11 Agustus 2022   18:51 382 9 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi konsumen tengah memilih mobil bekas di shoroom Mobil88 (Dok.Mobil88 via otomotif.kompas.com)

Jika bertanya soal perlu tidaknya memiliki mobil bagi sebuah keluarga, tentunya setiap orang memiliki jawabannya masing-masing. 

Bagi mereka yang tinggal di kota besar seperti Jakarta yang harga rumah sangat mahal, tentunya membeli mobil bisa dibilang lebih terjangkau ketimbang membeli rumah. 

Selain itu, keberadaan mobil dalam sebuah keluarga bisa lebih memudahkan dalam mobilitas bahkan mungkin juga bisa dimanfaatkan dalam menjalankan usaha. 

Sementara bagi mereka yang merasa menggunakan angkutan umum masih bisa mengakomodasi keperluan mereka, maka memiliki mobil menjadi hal yang tidak penting-penting amat. 

Biaya perawatan mobil dan pajak tahunan yang tidak murah juga pastinya menjadi hal yang perlu dipertimbangkan dalam keputusan membeli mobil ini. 

Belum lagi kalau mobilnya lebih banyak digunakan untuk keperluan konsumtif pastinya juga akan memberatkan dalam membiayainya.

Keluarga saya sendiri akhirnya memutuskan untuk membeli mobil bekas di tahun 2021 kemarin. 

Alasan saya membeli mobil bekas tentunya karena harganya yang murah dan terjangkau kantong kami. 

Saat itu, suami dengan cukup rajin memantau iklan mobil bekas yang ada di laman facebook. 

Setelah mencari-cari, akhirnya kami membeli sebuah mobil keluaran tahun 2000 yang ternyata merupakan sebuah mobil dinas yang dilelang dan dibeli oleh pihak ke tiga lalu dijual kembali. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Otomotif Selengkapnya
Lihat Otomotif Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan