Annisha Faiha
Annisha Faiha Wiraswasta

Nama :annisha faiha Ttl:sontang 01 januari 1999 No hp:085264814936

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Perjalanan Hidupku

16 Mei 2019   23:22 Diperbarui: 16 Mei 2019   23:34 19 1 1

Namaku annisa rahmah ,tetapi orang memanggilku dengan beragam ada yang memanggil nisa,annisa,icha,dan rahmah..begitu banyak bukan???

tapi aku bahagia dengan itu semua aku terlahir dari keluarga yang sederhana ,aku anak ke empat dari empat bersaudara .

Nah oke.aku akan mencerita kan perjalanan hidup ku sejak aku di bangku SMP,aku di sekolah kan oleh orang tua ku di sebuah pesantren yang bernama DINIYYAH PUTERI PADANG PANJANG ,aku bersekolah disana selama 3 tahun 

Dan pada suatu hari ,dikala itu aku kls 3 DMP (diniyyah menengah pertama),aku dan kawan ku yang bernama via rahmanisa pergi ke warnet sekolah ku dengan alasan ingi  OL,,maklum lah kan anak pesantren mna boleh punya hp..sampai lah kami di warnet tersebut dan aku langsung membukak facebook ku setelah itu datang lah sebuah pesan dari seorang laki-laki dia berasal dari kampung ku dan terjadi percakapan yang singkat ,percakapan itu hanya sampai di situ saja kemudia ,tamat lah aku dari diniyyah puteri tersebut dan hendak melanjutkan SMA di luar,,libur pun telah tiba .

Sebenarnya alur cerita ini kurang jelas sih tapi klo di baca sampai akhir pasti baper jadi nya....

Abang yang chat an sama aku pas aku kls 3 DMP tersebut ada kakak nya perempuan ingin menikah dengan seorang laki laki yang di kenalkan oleh ibu ku ,singkat cerita nikah lah kedua orang tersebut dan aku pun mulai menjalin hubungan dengan abang tersebut ..abang itu berinisial a sebut saja dengan angga (nama samaran)

Kemudian terjalin lah hubungan asmara dengan si abang angga ini kan...dan aku pun lanjut sekolah ke BUKIT TINGGI,alhasil kita LDR an deh..hubungan kita baik baik saja ,kadang abang itu datang buat ngapelin akunya 1 kali 2 bulan tak menentu gitu lah....lama kelamaan menjalin hubungan terjadilah cinta terlarang...alhasil aku memutuskan untuk menikah dengan si abang tersebut dan akhirnya abang itu melarikan sya ke panyabungan ,ketika itu orang tua saya belum mengetahuinya setelah mengetahui semua nya hancur lah hati keluarga saya ,dikarena kan saya anak satu2 nya yang di harapkan akan tinggi sekolahnya.tapi apa boleh buat tuhan berkehendak lain toh kita hanya bisa merencanakan. 

Dan keluarga saya tidak terima dengam semua ini ,karena mereka masih ingin menyekolahkan saya..dan timbullah terkaan dan dugaan dari keluarga saya .dikarenakan kakaknya si abang angga yang nikah dengan seorang laki laki yang di perkenalkan oleh ibu saya ini dan orang tua bang angga ini mengatakan bahwasanya ibu saya memberikan seorang laki laki yang rada tidak 100%sehat akalnya kepada kakak  nya si angga ini alias anak perempuannya ...dan keluarga saya menerka bahwa kejadian pada saya ini merupakan balas dendam keluarga angga tersebut dengan mengguna guna saya entah itu benar atau tidak ...allah lah yang maha tahu.

Setelah saya dan bang angga ini lari ke panyabungan itu setelah itu keluarga kami datang menjemput dan kami akan di nikahkan di kantor kua..dan akhirnya datang lah hari yang di tunggu 2 ..tetapi anehnya saya nikah hanya menggunakam baju gamis biasa tanpa make up dan aneh nya lagi setelah saya sah menjadi istrinya bang angga ini keluarga saya langsung membawa saya pulang kerumah dan tidak boleh saya serumah dengan suami saya sendiri ...seram bukan???

Sehari dua hari tiga hari berlalu namun saya tidak juga di perbolehkan serumah dengan suami saya itu ,dengan keras hari saya katakan kepada keluarga saya saya ingin hidup bersama dia yaitu suami saya.singkat cerita alhasil keluarga saya melepaskan saya denga  berat hati ,waktu itu pada malam hari perasaan saya sedih memang bagaimana  tidak coba pergi dari keluarga tanpa di restui orang tua dan hanya membawa satu tas kain untuk pindah kerumah kontrakan bersma suami ..tetapi itu semua saya terima toh itu juga kehendak saya..

Sampai lah saya di kontrakan yang sudah di sewa suami saya tersebut .maklum lah suami saya ini bukan dari golongan orang yang berada jadi rumah yang di kontrak itu hanya berisi seadanya ..awal nya hanya ada 1 batang kasur ,1 buah kasur santai,lemari plastik,dan alat dapur seadanya sedih bukan??tapi tak apa ini kan kehendak saya

Karena saking bencinya keluarga saya kepada saya kakak saya perempuan satu2nya tiada henti nya meng sms saya atau suami saya dengan kata kata yang amat sangat kasar tetapi itu juga yang saya banggakan dari suami saya meskipu  begitu perlakuan kakak saya kepada  kami namun ia tetap tabah dan sabar menerimanya..

Dengan  berjalannya wKtu dan saya pun hamil ..ketika it kandungan saya baru berumur 6,5bulan tetapi semalaman perut terasa sakit di sekitar ari ari saya seperti orang yang hendak melahirkan entah apa yang menjadi firasat keluarga saya pada pagi hari nya dan keadaan perut masih sakit datang lah kakak laki2 saya dan perempuan ke kontrakan kami.dan merwka melihat saya kesakitan langsung membawa saya ke klinik rumah bersalai  mipratul muslim sesampainya disana saya di periksa oleh dokter tersebut dan bagaimana jika di operasi saja kata dokter itu.dan saya pun hanya menurut kata dokter itu ..alhasil periksa sini periksa sana setelah semuanya selesai masuk lah saya kedalam ruangan operasi pada tanggal 01 desember  2015 tepat jam 13.00 anak kmai pun lahir dengan selamat ..tetapi ada kelain dengan anak kami ini nafas nya sesak dan tidak memiliki daya hisab.

Setelah itu saya merasa tidak yakin bahwa saya sudah menjadi seorang ibu ..bayangkan saat kita melahirkan tanpa adanya sosok seorang ibu yang mendampingi kita hanya keluarga laki laki dan kakak saya..setelah itu malam nya perus sudah mulai terasa sakit dan saya teringat akan ibu saya dan saya telpon dia memintanya untuk datang menengik saya alhasil ibu saya tidak mau dengan kata lain tunggu saja waktu nya nak ibu akan datang..air mata terus mengalir mendengar suara telepon dari seberang sana ...sudah keluarga saya tidak mau menjenguk saya anak saya sakit parah pula .memang allah menguji kesabaran saya pada waktu itu.

Dan anak saya yang sakit dokter menyaran kan agar bayi saya di bawa ke rsud di karena kan perlu penangan khusu dari dokter anak..dibawalah anak saya ke rsud alhasil bayi kecil mungil saya dirawat selama 2 minggu di rsud tersebut luluh memang hati saya melihat anak saya itu nafas nya sesak daya hisap tidak ada memang bayi saya itu tergolong prematur yang berat  nya hanya 1,5 kilo .kecil bukan??

Harapab saya pun ketika itu sudah sirna saya takut kehilangan anak saya.dan setelah 2 minggu  di rawat di rsud kami pun pulang ke kontrakan namun ibu kandung saya belum juga datang untuk menjenguk saya..sedih ,kesal,dan kecewa semua jadi satu setelah 3 hari kami di kontrakan datang lah keluarga saya menjemput saya dengan alasan membawa saya pergi berobat alhasil pergi lah saya dan waktu it anak saya tinggal kan dengan suami saya .ternyata keluarga saya memang membawa saya berobat tetapi agar saya mau sekolah kembali ,coba bayangkan teman2 sudah memiliki anak suami baru 3 hari bersama di rumah saya sudah di bawa keluarga saya.dan sampailah kami di rumah saudara ayah saya dan mereka mengatakan bahwa saya akan berobat secara tradisional  dan akan menginap selama 3 hari seketika itu juga tangis saya terisak isak saya tidak mau ingin brtemu anak saya...alhasil melalui drama yang begitu panjang sya pulang ri lembali kekontrakan dan bertemu kembali bersama anak dan suami dan keluarga kami jadi utuh kembali walau dengan hidup dan peralatan rumah seadanya.

Tetapi ketika itu saya merasakan kebahagiaan walaupun hidup susah .dan kami tinggal di kontrakan itu selama kurang lebih 2 tahun dan pada tahun kedua pappa saya sakit dan saya serta anak saya harus bolak balik rumag orang tua dan kontrakan kala itu keluarga  saya hanya menerima kehadiran saya dan anak saya bukan untuk suami saya..

Singkat cerita pada tanggal 11 mai 2018 ayah saya pergi meninggalkan kami untuk selamanya ...dengan meninggal nya ayah saya maka keluarga saya sedikit demi sesikit sudah menerima kehadiran suami saya..dan perasaan di dalam hati senang nya mintak ampu 

Dan sekarng kami tinggal bukan di kontrakan lagi tetapi sekampung dengan ibu saya dan saling berdekatan.

Untuk mengobati hati ibu saya yang hancur di karena kan saya putus sekolah maka saya berinisiatif untuk mengikuti ujian paket c dan bisa melanjutkan kuliah saya alhamdulillah sekarang saya sudah semester empat..

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2