Mohon tunggu...
Annisa Nur Hidayati
Annisa Nur Hidayati Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi

Mahasiswi di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Sedang menempuh pendidikan di prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Memiliki ketertarikan pada bidang opini, puisi, wisata, tradisi, kuliner, dan tanaman.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Minim Wawasan Nusantara, Modul Nusantara dalam PMM-DN Jadi Solusi

19 Oktober 2021   16:52 Diperbarui: 19 Oktober 2021   16:56 1086
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Penulis: Annisa NurH | Editor: Bilqis Ramadhanty

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri (PMM-DN) mendorong mahasiswa untuk mengukir prestasi juga merajut persatuan dan keberagaman suku serta adat istiadat Indonesia. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), mengupayakan untuk mengadakan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka yang diyakini dapat menambah wawasan baru bagi para mahasiswa. 

Dilansir dari kemendikbud.go.id, dalam program ini terdapatModul Nusantara sebagai mata kuliah yang  mempelajari terkait keragaman budaya Indonesia dan toleransi antar sesama individu. Dalam masa pertemuan dan perkenalan tersebut, mahasiswa akan bersama-sama belajar menghargai perbedaan, dan merayakan keberagaman.

Modul Nusantara merupakan kegiatan pembelajaran toleransi dan keberagaman mahasiswa. Terdapat 4 model pembelajaran yaitu kebinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi sosial. Tentunya hal ini dinilai penting dengan adanya Modul Nusantara dapat mempermudah mahasiswa dalam mengakses kebudayaan disetiap daerah.

Konsep Kampus Merdeka: Merdekakan Peluang, Merdeka Belajar mengarahkan mahasiswa untuk dapat berkenalan dengan mahasiswa lain dari latar belakang budaya maupun geografis yang berbeda. 

Pada proses pelaksanaan Modul Nusantara akan dilakukan selama satu semester, namun setidaknya mampu memberikan kesan tersendiri. Mengenal kekayaan budaya meski secara daring dengan banyaknya manfaat dan pengalaman baru yang diperoleh membuktikan bahwa program ini tidak membatasi mahasiswa untuk menggali ilmu.

Toleransi Keberagaman

Keberagaman yang ada antara mahasiswa membawa kesuksesan dalam pelaksanaan Modul Nusantara. Peserta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka mendapat kesempatan untuk belajar dan mengetahui apa saja keberagaman dan wawasan tentang kebhinekaan yang ada didaerah tempat PT Penerima.

"Sebagai mahasiswa modul Nusantara saya tidak merasakan keberatan bahkan saya merasakan kebahagiaan. Apalagi modul Nusantara juga mengangkat tentang sistem diskusi sehingga saya sangat antusias dalam program ini,'' ucap Rashika Ardafa saat wawancara melalui WhatsApp.

Saling bertukar cerita terkait adat-istiadat dari berbagai daerah mahasiswa berasal menambah pengetahuan baru tentang kekayaan dan keberagaman Indonesia yang belum diketahui. Menyesuaikan diri serta memahami tempat mahasiswa diterima, menjadikan ini individu mahasiswa lebih menghormati dan toleransi untuk dapat beradaptasi dengan kebudayaan yang baru.

Setiap mahasiswa khususnya generasi muda setidaknya harus memahami keberagaman yang ada di Indonesia, ini menjadi solusi bahwa masih minimnya pengetahuan wawasan Nusantara pada generasi muda. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun