Mohon tunggu...
anissa febrianti
anissa febrianti Mohon Tunggu... Perawat - Perawat

seseorang yang tidak pandai berkomunikasi, menyukai tulisan tangan dan membuat hal menarik dalam hidup. dan sebagai pacar raden aldy

Selanjutnya

Tutup

Healthy

Pentingnya Memperhatikan Kondisi Kesehatan Setelah Menopause

10 Juni 2022   00:44 Diperbarui: 11 Juni 2022   22:33 118
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Menopause merupakan periode yang penting dalam kehidupan semua wanita, kondisi pada periode ini terjadi pada perubahan dari masa produktif ke non-produktif.

Pengertian dari menopause sendiri adalah berakhirnya siklus menstruasi secara alami yang biasanya terjadi pada wanita yang akan memasuki usia di atas 45 tahun. Wanita dapat dikatakan menopause, jika sudah tidak lagi mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut, karena ovarium sudah tidak lagi bekerja menghasilkan hormon estrogen, yang merupakan awal terjadinya siklus haid yang panjang sampai waktu menopause dengan pendarahan berkurang.

Selain berhentinya masa produktif, menopause juga menyebabkan beberapa perubahan pada wanita, seperti mental, fisik, dan emosional, yang akan membuat seorang wanita memasuki tahap ini menjadi khawatir. Bukan hanya itu saja, kemungkinan akan ada beberapa masalah kesehatan yang juga bisa dialami oleh wanita yang memasuki fase menopause.

Mengetahui hal ini, saat mengalami menopause, kita perlu memperhatikan kembali kondisi kesehatan agar bisa meminimalisir gangguan kesehatan yang bisa saja didapat setelah menopause.

Berikut ini merupakan masalah kesehatan yang biasa ditemui setelah menopause :

1. HOT FLASHES

Gejala fisik ini hampir terjadi pada semua wanita, dan ini merupakan variasi alami dari tingkat hormon seperti berkeringat, serta peningkatan suhu tubuh. Saat kondisi ini, penanganan yang bisa dilakukan yaitu terapi sulih hormon, meditasi, latihan pernafasan, serta terapi tertawa. Penanganan ini bisa menstimulus hormon dopamin yang berdampak positif bagi tubuh.

2. OSTEOPOROSIS

Saat memasuki masa menopause, hormon estrogen yang dihasilkan oleh tubuh berkurang secara drastis, hal ini bisa menyebabkan perlindungan pada tulang akan semakin berkurang, sehingga membuat penurunan massa tulang yang membuat wanita lebih berisiko terkena osteoporosis.

Cara untuk mencegah osteoporosis adalah dengan memenuhi nutrisi yang penting, dengan mengonsumsi makanan maupun minuman yang mengandung tinggi nutrisi, serta vitamin untuk menjaga kesehatan tulang, otot, dan sendi.

3. GANGGUAN MENTAL

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun