Mohon tunggu...
andry natawijaya
andry natawijaya Mohon Tunggu... Konsultan - apa yang kutulis tetap tertulis..

good.morningandry@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Cerita Lockdown di Italia

15 Maret 2020   19:03 Diperbarui: 15 Maret 2020   20:32 291
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Giusepe Conte dalam pidatonya mengatakan bahwa pembatasan ketat di wilayah Italia diberlakukan sebagai upaya pemerintah menangani wabah corona. Maka kegiatan yang melibatkan banyak pihak serta dengan kontak sosial secara luas sebisa mungkin ditunda. Bar, restoran, sekolah serta tempat hiburan ditutup. Seluruh kegiatan yang dapat ditunda harus ditunda.

Dan Italia mengambil keputusan tersebut, walaupun konsekuensinya sangat berat bagi perekonomian juga kehidupan masyarakat. Liga Italia dihentikan, terlebih lagi sudah ada para pemain sepakbola dari klub Juventus, Fiorentina dan Sampdoria yang dinyatakan positif corona. Dalam kondisi ini sepakbola menjadi tidak penting.

Berbagai pertunjukan seni juga turut ditunda atau dibatalkan. Testament, band thrash metal asal Amerika Serikat sudah terlebih dahulu menyampaikan penundaan jadwal konser mereka di beberapa kota di Italia. Dampaknya sudah tentu luas. Masyarakat hanya bisa menunggu dan berharap kondisi berangsur baik.

Ilustrasi: theguardian
Ilustrasi: theguardian
Italia yang dikenal sebagai negara dengan keindahan alam khas mediterania, kuliner yang menggoda, serta peninggalan seni yang sangat tinggi dan juga kecantikan para wanitanya harus menerima kenyataan mengalami lockdown setelah pengalaman serupa di saat Perang Dunia II. Namun tindakan ini harus dialami guna mencegah kondisi yang bisa lebih parah lagi.

Menara Pisa dan Colloseum adalah situs peninggalan sejarah yang menjadi tujuan wisata terkenal di Italia, biasanya dipadati para turis. Sudah tentu dengan diberlakukan lockdown objek wisata tersebut akan kosong melompong.

Milan yang dikenal dengan kota mode, selalu dipenuhi para model untuk menjadi peraga hasil karya desainer menjadi sunyi senyap. Demikian juga Napoli, jika hari-hari biasa para masyarakat akan memadati restoran untuk menikmati hidangan pizza yang menjadi ikon kota tidak lagi ditemui.

Ilustrasi: theguardian
Ilustrasi: theguardian
Sesuai arahan dari Perdana Menteri, semua kegiatan yang tidak mendesak agara ditunda. Cara paling aman menghadapi penyebaran corona adalah melalui pembatasan kontak manusia antar satu sama lain. Artinya ruang gerak manusia sebisa mungkin dipersempit. Stay at home. Masyarakat untuk sementara waktu dihimbau tetap di rumah.

Yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Semasa Lockdown 

Dilansir dari Bloomberg, berikut aktivitas yang diperbolehkan:

Bekerja. Namun sebisa mungkin pekerjaan dapat dilakukan dari rumah, hanya saja jika dalam kondisi tertentu pekerjaan harus dilakukan di kantor, masyarakat dapat diizinkan untuk bepergian ke kantor. Tidak lebih dari itu.

Olahraga diperkenakan selama tidak melibatkan banyak orang. Olahraga seperti jogging tidak dilarang asalkan dilakukan sendirian. Namun dalam kondisi darurat, agaknya masyarakat enggan untuk melakukan kegiatan seperti ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun