Mohon tunggu...
Andri Kurniawan
Andri Kurniawan Mohon Tunggu... Penulis - Mahasiswa

Tulislah apa yang kamu pikirkan, cintailah apa yang menjadi milikmu. Kita semua berjalan menuju kesuksesan dengan caranya masing-masing, sebab ada yang harus diraih dan dinanti.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Berkendara: Antara Keselamatan dan Doa dalam Setiap Perjalanan!

9 November 2021   04:30 Diperbarui: 9 November 2021   05:09 108 9 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi saat menyetir mobil (sumber: gardaoto.com)

Berkendara dengan motor maupan mobil sudah menjadi aktivitas sehari-hari. Berbagai model motor dan mobil sangat mudah kita temui dipasaran. Selain kendaraan, infrastruktur jalanan pun saat ini sudah banyak mengalami perkembangan, dari pembangunan tol sampai tilang online.

Bicara soal jalan tol, pembangunan di Indonesia pun bisa dikatakan sudah cukup baik, khususnya di Pulau Jawa dan Sumatra. Di kedua pulau, hampir semua daerah sentral sudah terhubung lewat jalan tol ini, sebut saja tol Surabaya-Jakarta via pantura, tol Surabaya-Jogja via Ngajuk yang ada di Jawa, sementara di Sumatra ada tol Medan-Binjai, tol Sigli-Banda Aceh, serta tol Padang-Pekanbaru.

Jalan tol sendiri merupakan jalur yang dikhususkan untuk kendaraan beroda empat atau lebih dengan jalur memotong wilayah dengan jarak tempuh yang panjang untuk mempersingkat waktu perjalanan, dimana dibeberapa titik tertentu disediakan gerbang tol sebagai penanda memasuki ruas tol di satuan wilayah yang berbeda, contohnya gerbang tol Gempol (Sidoarjo), gerbang tol Lebani (Gresik), dan gerbang tol Gunung Sari (Surabaya).

Tentu dengan adanya jalan tol ini sangat membantu para pengendara, khususnya roda empat. Saat melewati jalan tol, para pengendara dapat menyesuaikan kecepatan sesuai dengan marka yang terdapat di tengah-tengah beton pembatas lajur kiri dan kanan.

Meski dapat mempercepat waktu tempuh perjalanan dan bebas hambatan, nyatanya masih banyak kecelakaan yang masih sering terjadi, baik kecelakaan tunggal atau beruntun.
Sebetulnya banyak hal yang menengarahi terjadinya kecelakaan, namun umumnya biasa terjadi karena supir mengantuk atau rem blong.

Selain dua faktor tersebut, terkadang kontur jalan yang tidak rata dan adanya belokan yang cukup tajam membuat kecelakaan bisa terjadi. Maka dari itu, butuh kehati-hatian saat berkendara di jalan tol, tidak hanya di jalan tol, tapi dimana saja.

Ada baiknya saat akan berkendara, lihat dahulu kondisi kendaraan yang akan kita pakai, barangkali ada masalah pada ban, rem atau lampunya. Selain itu, kondisi dari tubuh kita pun harus diperhatikan sebelum berkendara. Apa sudah fit atau belum. Bila masih mengantuk atau tidak enak badan, alangkah baiknya menunda kepergian, atau bila memang mendesak alangkah baiknya menggunakan kendaraan umum. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Bila kondisi badan dan kendaraan sudah baik, alangkah baik untuk meluangkan sedikit waktu untuk berdoa agar diberikan keselamatan dalam perjalanan. Tentu kita sebagai manusia yang beragama diajarkan untuk berdoa sebelum melakukan aktivitas, agar yang kita lakukan bernilai kebaikan.

Meski terlihat sepele, peran doa tentu disini sangatlah besar, sebab kita sebagai manusia yang berTuhan tentu tau betul, bahwa segala hal tentang kita sudah ditentukan olehNya, salah satunya kematian.

Kita tidak tau apa yang akan terjadi saat dalam perjalanan, hanya dua pilihan, keselamatan atau kematian. Coba kalian rasakan perbedaan antara berdoa sebelum berkendara atau tidak berdoa, tentu bila kita peka akan hal ini, maka akan kita rasakan perbedaannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan