Mohon tunggu...
Andini Harsono
Andini Harsono Mohon Tunggu... Freelancer

Mengurai dunia dengan rasa, pikir dan syukur... Salam sastra Salam budaya Salam berkarya FB : Andini Harsono Twitter : @andiniharsono Instagram : @andini_harsono

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Pola Makan Saat Berpuasa

17 Mei 2019   12:54 Diperbarui: 17 Mei 2019   12:59 0 2 1 Mohon Tunggu...
Pola Makan Saat Berpuasa
Pola Makan Saat Berpuasa

Sejak awal tahun 2019, saya berkomitmen untuk mengubah pola makan dan pola hidup agar lebih sehat. Tujuannya tentu bukan untuk mengurangi berat badan semata, melainkan tubuh sehat, segar, dan bugar adalah yang utama. Mengubah pola makan ala saya bukan berarti menjalani diet ketat tapi mengatur pola makan agar tidak sembarangan dan berlebihan. Sebagai contoh, mengurangi konsumsi nasi, mengonsumsi setidaknya segelas jus apabila tidak makan buah setiap hari, dan berolahraga setidaknya 15 menit setiap hari.

Perubahan tersebut tentunya berpengaruh ketika puasa tahun ini. Saya harus mengaturnya agar puasa tetap lancar dan perut tetap aman. Dalam bayangan saya, perut kosong kurang lebih 12 jam tanpa mengonsumsi karbohidrat berat pastinya agak menyiksa. Namun, setelah saya menjalani selama 10 hari pertama ramadan ini ternyata aman-aman saja malah perut nyaman banget.

Nah, pada artikel ini saya hendak berbagi cerita apa yang saya lakukan dan konsumsi saat puasa setelah berkomitmen mengubah pola makan.

  • Konsumsi Oatmeal Saat Sahur. Puasa kali ini saya membiasakan makan oatmeal saat sahur. Oatmeal yang saya campur dengan potongan buah seperti pisang atau mix fruit granola mampu menahan lapar seharian. Konon, sifat oat yang diserap tubuh secara perlahan akan membuat kenyang lebih lama daripada makan nasi.
  • Awali Buka Puasa Dengan Segelas Air Putih. Ketika adzan magrib berkumandang maka saya minum setidaknya segelas air putih sebelum minum teh hangat. Hal ini akan mengadaptasi perut setelah seharian kosong. Jadi perut tidak kaget diisi dengan makanan atau minuman berat setelah mereka bekerja ringan seharian.
  • Makan 3 Butir Kurma Saat Buka Puasa. 
  • Sesuai sunnah Nabi berbukalah dengan 3 butir kurma maka saya menjalankan itu. Ternyata membuat perut nyaman dan tidak membuat menunda salat magrib karena kekenyangan. Kurma juga bermanfaat sebagai antioksidan yang baik bagi tubuh saat berpuasa. Setelah salat magrib sambil menunggu isya, barulah saya makan kue atau takjil seperti kolak. Kali ini saya benar-benar mengurangi gorengan saat berpuasa.
  • Makan Berat Setelah Salat Tarawih. Setelah salat tarawih, barulah saya makan berat. Karena sedang berkomitmen mengurangi nasi, saya menggantinya dengan mie, kentang atau perbanyak protein. Kalaupun saya ingin makan nasi maka saya menakarnya paling banyak 5 sendok makan. Tidak lupa semangkuk sayur dan lauk pauk yang tidak berlebihan. Misalkan, semangkuk sayur asem ditemani pepes tahu dan telur dadar.
  • Konsumsi 1 Gelas Jus Buah atau Buah Utuh. Sebelum makan berat, saya konsumsi segelas jus buah atau makan buah utuh seperti sebuah apel atau sepotong pepaya. Hal ini juga berpengaruh membuat kita kenyang sehingga dapat mengontrol makan berat agar tidak berlebihan. Selain itu, tubuh mendapat banyak serat dan vitamin agar terhindar dari berbagai penyakit yang biasa menyerang saat berpuasa serta menjadikan tubuh kita tetap fit.
  • Minum Minimal 2 Liter Air. Saya sering menakar minum air putih tidak dari jumlah gelas (8 gelas) namun dari jumlah liter. Bahkan saya sering mengisi air putih pada botol-botol minum yang berkapasitas 1 liter agar saya bisa tahu sudah berapa liter yang saya minum seharian. Kalau hari-hari biasa saya bisa minum hingga 4 liter sehari, maka saat berpuasa saya wajibkan minum 2 liter sehari. Ya, saya memang doyan minum air putih meskipun saya tidak meninggalkan teh atau kopi. Cukup air akan membuat tubuh tetap segar dan kulit tidak kering saat berpuasa. Minum cukup air putih juga dapat membantu memperlancar pencernaan hingga ke pembuangan terakhir.
  • Olahraga Ringan Menjelang Buka Puasa. Sambil ngabuburit, selain mencari menu buka puasa, saya biasakan setidaknya 15 menit berolahraga ringan seperti lari-lari kecil atau badminton. Ternyata saya mendapat dampak yang langsung yaitu membuat tubuh jadi lebih segar dan bugar.

Kira-kira seperti itu yang sudah dan sedang saya lakukan pada puasa tahun ini. Tujuannya agar ibadah tidak terganggu karena masalah kesehatan. Ketika puasa, biasanya tubuh menjadi rentan terserang flu atau maag. Untuk itu, kita harus pandai mengatur pola makan agar puasa serta aktivitas harian lancar. Puasa bukan berarti berhenti beraktivitas. Apalagi seseorang yang memiliki aktivitas banyak haruslah memperhatikan pola makannya agar tidak sakit. Buah dan sayur bisa menjadi solusi atau bisa ditambahkan multivitamin.

Semoga bermanfaat dan menginspirasi teman-teman yaa. Selamat berpuasa :)