Lihat ke Halaman Asli

Gali Potensi Desa Jatirejoyoso, KKN UM Adakan Produksi, Pemasaran, dan Pelatihan Pembuatan Media Tanam Sekam Bakar

Diperbarui: 16 Juli 2021   20:44

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokpri

Desa Jatirejoyoso memiliki wilayah sawah yang sangat melimpah, dimana banyak limbah yang kurang dimaksimalkan pemakaiannya. Dalam dunia pertanian, sekam ini sering digunakan untuk penggemburan tanah, bahkan seringkali diolah menjadi pupuk kompos. Yang kita lihat adalah limbah padi sekam banyak digunakan pakan hewan ternak seperti ayam, namun ada potensi lain dari sekam tersebut yang kita lihat. Yakni media tanam sekam bakar, dimana Sekam bakar merupakan limbah yang didapat dari hasil bekas gilingan padi dan kemudian dimanfaatkan menjadi media tanam.  


Manfaat Sekam Bakar

Ada beberapa manfaat sekam bakar yang biasa dijadikan sebagai media tanam. Berikut rinciannya.

  1. Menjaga Struktur Tanah Agar Tetap Gembur

Penggunaan sekam bakar sebagai campuran media tanam dinilai bisa menjaga struktur tanah agar tetap gembur. Alasannya, sekam ini mempunyai porositas yang tinggi serta ringan.

  1. Menjaga Unsur Hara

Pada dasarnya, setiap hasil pembakaran menghasilkan banyak pori-pori yang bentuknya besar tetapi tetap ringan, begitu pula dengan sekam bakar. Penggunaan pori-pori tersebut bermanfaat untuk mengikat serta menyerap unsur hara. Selain itu, pori-pori juga dijadikan sebagai tempat perkembangbiakan mikroba atau mikroorganisme yang baik untuk tanaman yag akan dibuat tanaman.

  1. pH Tanah Menjadi Meningkat

Sekam memiliki pH yang cukup tinggi antara 8,5 sampai 9. Maka dari itu sekam ini sangat cocok untuk meningkatkan pH tanah dengan agar tanah tersebut bisa unsur pH tinggi.

  1. Dapat Menyerap Racun

Umumnya tanah memiliki beberapa racun,serta penyakit bisa merusak tanaman. Namun dengan adanya sekam bakar, racun bisa langsung diserap dan penyakit bisa segera diisolaso.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline