Lihat ke Halaman Asli

Perbedaan Reseller dan Dropship, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Diperbarui: 7 September 2021   14:15

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokpri

Bisnis Reseller dan Dropship, Mana yang Lebih Menguntungkan? - Meningkatnya biaya kebutuhan hidup yang tidak sesuai dengan pendapatan yang tepat akan mempengaruhi biaya hidup seseorang. Kejelian dalam melihat prospek bisnis di era yang sukses ini sangat diperlukan. Salah satu prospek bisnis yang sangat menguntungkan bagi Anda adalah bisnis online.

Adanya media sosial dan marketplace ini memudahkan seseorang untuk menjual dagangannya ke berbagai daerah di Indonesia bahkan ke luar negeri. Salah satu sistem yang paling populer di dunia bisnis online adalah reseller dan dropship. Dropshipping merupakan model jual beli barang secara online yang digandrungi banyak orang, karena modal yang dibutuhkan kecil atau bahkan hampir tidak ada.

Baca Juga : 4 Aplikasi Dropship Terpercaya di Indonesia

Sedangkan reseller adalah model penjualan barang yang membutuhkan modal yang banyak namun menghasilkan omset yang tinggi. Selisih antara harga jual ke konsumen dan harga beli dari pemasok jelas merupakan keuntungan bagi reseller.

Cara Kerja Dropship

  • Dropshipper akan mencari supplier dengan beberapa kriteria.
  • Dropshippers mulai memasarkan produk mereka di media sosial atau marketplace.
  • Jika ada order yang masuk maka dropshipper akan memproses order tersebut ke supplier dengan mekanisme dropship.

Cara Kerja Reseller

  • Reseller akan mencari supplier barang dengan harga semurah mungkin namun berkualitas tinggi.
  • Reseller akan stock barang (modal relatif besar).
  • Reseller akan menentukan harga jual produk dan mulai menjual produknya di media sosial.
  • Reseller akan memproses pesanan barang langsung ke konsumen.

Perbedaan Dropshipper dan Reseller

1. Modal

Jumlah modal yang dikeluarkan oleh dropshippers dan reseller tidak sama. Reseller diharuskan memiliki stok barang yang cukup, secara tidak langsung reseller harus memiliki modal yang cukup besar. Berbeda dengan reseller, modal yang dikeluarkan oleh dropshipper hanya pulsa dan kuota internet. Hal ini dikarenakan dropshipper tidak perlu menimbun barang.

Namun seiring perkembangannya zaman dan teknologi ada aplikasi Reseller Evermos yang menawarkan pendaftaran gratis dan tanpa modal untuk memulai jualan, cara kerjanya sama seperti dropship.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline