Lihat ke Halaman Asli

Hari Bagindo Pasariboe

Statistician @ Indonesian Statistics

Analisis Media Sosial Twitter: Ramai Perang Netizen Indonesia Vs Malaysia

Diperbarui: 24 Agustus 2020   00:00

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

dok. pribadi

Analisis Media Sosial Twitter: Ramai Perang Netizen Indonesia VS Malaysia
Perang Hujat di Internet (netwar) antara netizen Indonesia dan Malaysia

Bukan kali ini saja terjadi keriuhan di media sosial dalam relasi netizen Indonesia dan Malaysia.

Social Media Analytic Tools besutan Drone Emprit Academic Universitas Islam Indonesia mengkonfirmasi adanya "Perang Hujat di Internet (netwar) antara netizen indonesia dan Malaysia" ini di media sosial Twitter.

Dalam rentang observasi pengamatan penulis selama 7 hari antara 16 Agustus sampai 23 Agustus malam, drone emprit menangkap total 3307 dan angka ini terus bergerak naik dan terus menghangat sampai pukul 21.16 malam saat tulisan ini dibuat sudah mencapai total 4022 total twit.

dok. pribadi

Bukan kebetulan bahwa perayaan hari Kemerdekaan Indonesia yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus sangat dekat dengan perayaan kemerdekaan Malaysia pada 31  Agustus. Barang kali momen perayaan kemerdekaan yang berdekatan antara dua negara bertetangga ikut memberi sumbangan semangat masing-masing netizen yang kelebihan waktu dan energi ditengah pandemi yang sedang melanda dunia secara global.

Berkah internet gratis kebijakan pemerintah Malaysia selama masa pandemi ini  tidak di sia-siakan warganya dalam mengakses internet termasuk media sosial twitter. Sangat berbeda dengan pemerintah Indonesia yang meminta warganya mengurangi penggunaaan internet.

Bila kita melangkah mundur sedikit mencermati relasi kedua negara, beragam isu telah digunakan menghangatkan hubungan dua negara. Beberapa topik yang mengemuka dan terus berulang antara terkait klaim warisan budaya, perlakukan terhadap TKI di Malaysia, sengketa batas wilayah, kabut asap dan kebakaran hutan dan beragam persoalan lainnya.

Dalam kehidupan nyata ditambah lagi dengan dengan munculnya media sosial sebagai "new media" ekspresi publik seperti semakin dimanjakan, Hampir tanpa batas dan sensor.

Nampak jelas bahwa publik memiliki daya nalar dan psikologi tersendiri dalam memandang beragam fenomena dan persoalan yang menyeruak ke permukaan direspon dengan sangat cepat bahkan dalam hitungan detik saja. Sehingga hampir dalam segala hal termasuk sentimen, opini, nilai, dapat dengan seketika muncul dan direspon oleh kedua kelompok netizen dari dua negara ini.

Word Cloud
Beragam tema yang muncul terkonfirmasi melalui  word cloud yang berhasil di bangkitkan sosial media analysis drone emprit seperti yang tersaji pada gambar berikut:

dok. pribadi

Hampir segala tema tertangkap dari word cloud yang dibangkitkan seputar keriuhan ini. mulai dari tema diskriminasi, lagu, zaky, dll. -tema seperti bangkitan world cloud  menjadi isu yang penting dalam perang antar netizen kali ini.
Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline