Lihat ke Halaman Asli

El Shiraz

Mahasiswa/Penulis

Mengenang Oki

Diperbarui: 27 Januari 2023   09:31

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

OKI dalam kenangan. Sumber: dokumentasi pribadi.

27 Januari 2023

Hatiku masih diliputi kesedihan karena menghilangnya Oki. 

Oki adalah seekor kucing usia sekitar tiga bulan. Setelah dibuang ke dalam rumahku akhir Desember 2022, aku merawatnya dan menjadikannya sebagai bagian dari keluargaku. 

Sejak pagi kemarin, Oki keluar rumah dan belum pulang sampai sekarang. Sebelum meninggalkan rumah, Oki muntah dan tubuhnya agak panas. Aku berharap Oki pulang agar aku bisa merawatnya. 

Tetapi, Oki tidak kunjung pulang dan semalam turun hujan deras sampai jelang subuh. Tentu, kesehatan Oki semakin menurun karena hipotermia yang ditimbulkan pengaruh suhu dingin. 

Aku mencemaskan Oki sepanjang hari kemarin. Aku memikirkannya sepanjang waktu. Hingga subuh ini, Oki tidak kunjung pulang. 

Tidak biasanya Oki begitu. Ia tidak pernah meninggalkan rumah lebih dari 24 jam. Bila ia bermain di luar rumah, ia selalu pulang dan tidur di rumah di malam hari.  

Kini, aku pun sadar bahwa aku harus merelakan Oki. Aku harus mengingatkan diriku bahwa aku sudah merawat dan mengasuh Oki dengan baik selama satu bulan terakhir. 

OKI bermain bersama Sophia. Sumber: dokumentasi pribadi

Oki yang semulanya tidak memiliki rumah, kelaparan, terbuang, dan tidak diinginkan. Tetapi, bersamaku, Oki sudah mendapatkan hampir semua yang dimimpikan kucing-kucing terlantar. Memiliki rumah, keluarga, makan yang tidak pernah kurang, orangtua, dan kasih yang tidak pernah mengering. Bila Oki menghembuskan nafas terakhir, ia tentu membawa banyak kenangan baik ke alam keabadian. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline