Lihat ke Halaman Asli

Muhammad Rafi Nabil Arsalan

Mahasiswa Universitas Airlangga

Smart City Konsep Ibu Kota Baru

Diperbarui: 7 Juli 2022   16:13

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

SMART CITY KONSEP IBU KOTA BARU

Seperti yang kita ketahui ibu kota baru akan berpindah dari jakarta menuju Kalimantan hal ini termuat di Undang -- undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN yang disahkan DPR pada 18 Januari 2022. Setelah itu pada 15 Februari 2022, Presiden Jokowi telah resmi menandatangani UU IKN. Sesuai rencana dan konsep awal Ibu Kota Negara yang baru atau biasa di sebut IKN ini akan berkonsep smart city yang dimana dapat memudahkan masyarakatnya dalam melakukan kegiatan.

Perkembangan teknologi informasi saat ini membawa perubahan yang sangat signifikan. Manusia menciptakan teknologi dengan motivasi dan dorongan agar hidup menjadi lebih baik. Manusia terdorong untuk membuat sebuah teknologi yang dapat membantu dalam menyelesaikan pekerjaan. 

Saat ini dengan adanya perkembangan pada era digitalisasi, pelayanan birokrasi maupun administrasi dirasa semakin efektif dan efisien. Implementasi pada sistem informasi dan teknologi komunikasi menjadi berkembang dengan sangat pesat dalam dunia birokrasi dan perusahaan. 

Hal tersebut akhirnya memunculkan ide besar berupa penciptaan tata kelola masyarakat ke arah yang lebih baik dan lebih maju, termasuk masyarakat perkotaan yang cenderung lebih siap dibandingkan dengan masyarakat pedesaan. Ide besar dan langkah kreatif pun muncul dengan hadirnya istilah Smart City atau yang biasa dikenal dengan kota yang cerdas dan berkembang

Lalu seperti apa sih smart city tersebut? Smart city merupkan konsep pengembangan sebuah kota dengan menerapkan da mengimplementasikan teknologi secara inovatif, efektif dan efisien dengan cara menghubungkan infrastruktur fisik, ekonomi, dan sosial dalam sebuah Kawasan sehingga meningkatkan pelayanan dan mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik, smart city juga merupakan wilayah kota yang telah mengintegrasikan teknologi inforasi dan komunikasi dalam tata Kelola sehari-hari dengan tujuan mewujudkan efisiensi, memperbaiki pelayanan public, serta meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan warganya,

Ada beberapa hal yang mendukung konsep smart city terlaksana yaitu
1.Smart environtment: Menyiapkan kawasan wisata prioritas menjadi kawasan yang bersih, bebas sampah, dan tertib, tanpa meninggalkan unsur tradisionalnya;

2.Smart economy: Memastikan implementasi TIK dalam proses transaksi (cashless)berlangsung di kawasan wisata prioritas dan pemerintah daerah sekitarnya;

3.Smart branding: Membantu pemerintah daerah pada kawasan wisata prioritas dalam meningkatkan kunjungan wisata;

4.Smart government: Memastikan pemerintah daerah pada kawasan wisata prioritas menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara berkualitas dalam upaya pelayanan publik yang baik;

5.Smart society: Memastikan masyarakat tujuan wisata prioritas dan kawasan sekitarnya memiliki kapasitas unggul dan mampu menjadi tuan rumah yang baik; dan

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline