Lihat ke Halaman Asli

Muhammad rizki

Better late than never

Untuk Cemburu pun Daku (Tak) Berhak

Diperbarui: 25 Agustus 2020   21:33

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Hangat mentari kian redup

Tenggelam dalam bayang ingatan yang seharusnya tersemayamkan

Namun, sayu alunan syair nestapa

Menjemput jiwa terhuyung dalam kegelapan nan telah tersuguhkan.

Hanya aku, yang mampu meraup segala igauan itu;

Ketika untaian kekata saling mengepakan sayap-sayapnya

Dan raga pun sendayu merdu

Berjumpa di halaman itu.

Adakah elegi?

sontak raga berucap ' Tidak..!! '

Aku pantas menerima ini..!

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline