Mohon tunggu...
Alya KamilaAchmad
Alya KamilaAchmad Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Jember

Student in International Relation. Interest in economy, diplomacy and enviromental issues. Skilled on leadership, and communication by becoming the president of International Relations Student Association, and moderating technical guidance event by the Ministry of Agriculture.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Radio Wijaya FM Situbondo Mengundang KKN 426 UNEJ sebagai Penggiat Bangkitnya Bazar di Dawuhan Millenial Garden

10 Agustus 2022   20:34 Diperbarui: 10 Agustus 2022   20:39 38 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

2 Agustus 2022, Radio Wijaya FM mengundang perwakilan KKN 426 untuk hadir sebagai narasumber dan membahas perihal esensi dari KKN serta program yang dilaksanakan.  Radio yang berfrekuensi 107 Mhz ini berlokasi di Desa Talkandang, Kabupaten Situbondo dan sudah beroperasi selama 6 bulan. 

Radio Wijaya sudah memiliki izin dari Kominfo setempat sehingga memiliki akses dan perizinan yang sudah jelas. H. Totok selaku pimpinan Radio Wijaya mengundang langsung kelompok KKN 426 sebagai narasumber, dan diharapkan mampu memberikan informasi tujuan KKN dan program apa saja yang sudah dijalani.

Caesario Soehardono, Ananda Tata Anggraini, dan Alya Kamila Achmad selaku perwakilan KKN 426 memenuhi undangan dari pihak Radio Wijaya. Bunda Ningrum selaku penyiar memberikan ruang untuk acara talkshow ditengah acara rutinan harian kepada KKN 426. 

KKN 426 menginformasikan bahwasannya KKN bertujuan untuk mengabdi kepada masyarakat dengan mendengarkan permasalahan apa saja yang dialami lalu KKN berusaha membantu untuk menstabilkan permasalahan tersebut. Karena KKN 426 berlokasi di Dawuhan, permasalahan yang terjadi adalah adanya kerinduan terhadap adanya bazar. Karena hal inilah KKN 426 mendapat undangan dari pihak Radio Wijaya sebagai narasumber tentang pembangkitan ekonomi Dawuhan.

Selain membahas bazar, permasalahan yang cukup umum terjadi adalah tentang pertanian. Karena lahan yang semakin sempit dan mahal, Ananda Tata selaku mahasiswi fakultas pertanian memberi pesan agar petani perlahan beralih ke pertanian organik. Selain karena lahan yang semakin sempit, pertanian organik juga memaksimalkan unsur hara yang berada didalam tanah. 

Terakhir tata menyampaikan pesan kepada seluruh pendengar radio wijaya "untuk para petani mari kita bersama-sama menjaga keseimbangan hara tanah dengan beralih ke pertanian organik dan menggunakan pupuk orgnaik agar tanah tetap subur dan berkelanjutan"

dokpri
dokpri

KKN 426 dan Radio Wijaya memiliki misi yang sama untuk memberikan informasi dan memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar, khususnya masyarakat Dawuhan, Talkandang, dan Kabupaten Situbondo.  

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan