Mohon tunggu...
Mukti Ali Bin Syamsuddin Ali
Mukti Ali Bin Syamsuddin Ali Mohon Tunggu... Konsultan - Trainer di OPP

Suaminya Novi, ayahnya Sheikha, domisili di kampung tengah, dekat kampung monyet, Jakarta Timur.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Menikmati Sensasi Amerika di Dubai...

16 April 2015   03:19 Diperbarui: 17 Juni 2015   08:03 274
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

[caption id="attachment_378540" align="aligncenter" width="560" caption="akhirnya pesanan kami pun datang. dok pribadi "][/caption]

Dubai termasuk salah satu sohib Amerika di Teluk, tentu saja kedekatan Dubai ( UEA) dengan Amerika masih kalah di bandingkan kedekatan Amerika dengan Saudi atawa Israel, tapi paling tidak UEA adalah negara CSnya Amrik deh, di sini segala yang beraroma Amerika dapat dengan mudah kita temukan.

Malam ini kebetulan kami sedang beredar di sebuah kawasan rame di Dubai, rencananya kami mau mengisi perut yang memang sudah agak lapar, secara acak kami mulai melakukan ''investigasi'', kira-kira resto mana yang cocok kami datangi.

Kemudian dia mengingatkan saya untuk mencoba sebuah tempat, oiya, tempat itu memang terletak agak ke bawah dari Dubai mal, langsung saja kami meluncur kesana. Dari depan resto kami sudah di sambut dengan ramah oleh beberapa staf resto.

Sebagaimana lazimnya mereka bertanya,'' Buat berapa orang  ''om''?, saya jawab.'' cuma buat dua orang saja''. kami pun di antar ke sebuah meja yang memang di khususkan buat dua orang. Suasana restonya agak remang, di dinding resto ada beberapa patung kepala rusa. ada juga sebuah TV yang sedang menayangkan olahraga tinju. Secara umum interior restoran di desain semirip mungkin dengan suasana Texas.

Di atas meja sudah terdapat nafkin yang warna hitam yang terlipat, di dalamnya ada pisau steak, garpu besar buat steak dan garpu kecil untuk memamah salad. Tak lama kemudian datang seorang staf perempuan, gayanya sangat ''rileks'', tampaknya managemen resto ini menerapkan sistem pelayanan yang ''apa adanya'', maksudnya mereka menganggap pelanggan adalah sebagai teman, jadi gaya menyapa stafnya sangat bersahabat, dan saya pikir itu sangat KEREN.

Kami pun di beri waktu untuk mempelajari menu, kalo di lihat buku menunya memang agak tebel, berbagai jenis makanan mulai dari salad, soup dan santapan utama tersaji di sana, em. mau makan apa ya?, semuanya tampak menggoda.

Akhirnya saya dan dia sudah memutuskan pilihan masing-masing, saya memilih Sirloin Steak plus kentang dan udang di lumuri saus jamur sedang dia memilih Rib Eye plus kentang juga. Di resto ini kalo kita pilih steak kita dapet semacem '' tambahan'', ya kita bisa pilih beberapa tambahan itu,  kami pun memilih Caesar Salad dan ''kentang rebus''.

[caption id="attachment_378543" align="aligncenter" width="560" caption="Sirloin Steak plus udang dan saus jamur, rasanya mantaff . dok pribadi"]

14291289961032788761
14291289961032788761
[/caption]

Sebagaimana resto-resto ala barat, selama menunggu pesanan datang, kita dapat mengunyah roti dan mentega, uniknya Texas Rooadhouse Dubai juga menyediakan kacang kulit, em, jadi inget layar tancep. dan lebih ''gilanya'' lagi kami melihat stafnya pada joget-joget, mereka cuek aja joget di depan para tamu.

Tadinya saya mengira para staf itu mau ada ''rapat'' tertentu, biasalah kalo di resto mah suka ada '' rapat-rapat'' kecil, tapi ternyata perkiraan saya salah, mereka memang berbaris tetapi kemudian, goyang-goyang deh, alias berjoget bersama. Gokil abis deh.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun