Freedom Fighters
Freedom Fighters pejuang keadilan

Aktivis Kemanusian Dan HAM

Selanjutnya

Tutup

Politik

Kita Belum Merdeka

20 Juni 2017   19:34 Diperbarui: 16 September 2017   16:17 181 0 1
Kita Belum Merdeka
img-n4vxa-59bcec30ab12ae40154c5ae2.jpg
  1. KESIMPULAN PENUTUP.

Apa yang dilihat dan disaksikan oleh saudara kami dipenjara ternyata sangat menyedihkan. Saudara saya hanya salah satu dari banyak korban narkotika kemudian dijadian korban kriminalisasi.


Tulisan seperti ini sangat tabu untuk dibaca.

Belum seorangpun yang pernah melakukan hal ini. Dikarenakan mereka tidak berani menyuarakan kebenaran yang menimpa hidup mereka.

Terkadang kita melihat tetapi seperti buta.


Terkadang kita mendengar tetapi seperti tuli.

Kita hidup dibawah rasa ketakutan.

Sehingga kita tak bisa berbuat apa apa dikala kita melihat sebuah kebenaran disembunyikan.


Apakah itu yang namanya MERDEKA?.

Hampir setiap tahun kita memperingatinya. Bahkan bathin kita bertanya tentang perayaan ini?. 

Siapakah yang merdeka?. 

Ataukah ini perayaan dari berhasilnya bangsa kita mengusir penjajah sekaligus juga menggantikan posisinya sebagai penjajah yang menjajah bangsanya sendiri?


Iya memang penjajah telah pergi namun warisannya masih menjadi momok menakutkan rakyat ini..


Warisan penjajah itu adalah  HUKUM yang masih ada dan masih membelenggu rakyat kecil dinegeri ini. 

Itu yang membuat rakyat kecil  tidak sepenuhnya merasakan kemerdekaan.


HUKUM selalu menindas rakyat kecil. Dan mustahil ada keadilan atau hukum akan berpihak kepada rakyat kecil karna hukum dibuat oleh para penjajah.  Dan pastinya hukum akan selalu menjadi pelindung para penguasa.



Rakyat yang trouma dengan penjajah belanda kini harus masih merasakan hal yang sama dengan dijajah belanda. Itulah alasan mengapa rakyat pilih diam ketika melihat hukum bisa memenjarakan orang2 tak bersalah.


Hukum bisa berbuat apa saja dan tak ada yang bisa menang melawan hukum.


Apakah kita akan tetap berdiam diri melihat kita sedang dijajah oleh hukum?.


Tanpa keadialan dan persamaan akan hak maka mustahil suatu negara itu bisa maju.


Kalian bisa melihat mana para pejabat yang mengkhianati rakyat.

Tapi kalian bisa apa ketika melihat orang tersebut tidak dihukum malah dilindungi hukum.


Saatnya kita berubah demi anak anak dan cucu kita. Agar mereka bisa merasakan apa arti dari sebuah kemerdekaan yang sebenarnya.


Pikirkanlah.

Sadarilah.


Bahwa kita belum merdeka.

Kita masih dijajah.

Dan penjajah itu bernama HUKUM.


Ini kesimpulan dari pengalaman keluarga kami yang kami tulis dari jilid 1 dan ini jilid 10 sebagai penutup.


WASSALAM