Mohon tunggu...
Albar Husain
Albar Husain Mohon Tunggu... -

Selanjutnya

Tutup

Lyfe

LT-V Gerakan Pramuka Persembahkan 34 Obat Tradisional

16 Oktober 2017   18:12 Diperbarui: 16 Oktober 2017   18:17 624
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

JAKARTA - Sebanyak 500 peserta dari masing-masing regu di 34 provinsi di Indonesia akan menunjukkan kemampuannya dalam membuat obat tradisional guna mengikuti kegiatan Lomba Tingkat V atau LT-V Gerakan Pramuka yang diadakan di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur Pramuka pada 22-28 Oktober 2017.

Wakil Ketua Kwarnas Bidang Organisasi dan Hukum, Kodrat Pramudho menjelaskan, dalam lomba ini, setiap regu diminta membuat ramuan tradisional dari bahan-bahan alami, baik tumbuh-tumbuhan maupun buah-buahan. Ramuan itu difungsikan sebagai obat penyakit ringan seperti demam, flu, pilek, luka bakar, dan lain-lain.

"Semua regu bebas membawa bahan dari daerah masing-masing. Dalam lomba ini akan dinilai dari bahan-bahan bakunya, tingkat kesulitan proses pembutanya, keunikan, serta khasiatnya", ujar di Jakarta, Minggu (15/10).

Menurutnya peserta akan mendapatkan nilai tambah bila mereka bisabawa bahan atau jenis tanaman langka dan khas dari daerah tersebut, atau dia menciptakan resep baru. Lanjutya, cara pembuatan obat juga harus dilakukan secara tradisional, tidak diperbolehkan dibantu unsur teknologi. Penilaian akan dilakukan oleh ahli farmasi.

Sementara itu, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menjelaskan, peserta yang mengikuti LT-V adalah Pramuka-Pramuka terbaik dari seluruh Provinsi di Indonesia. Mereka tidak hanya berlomba, tetapi juga merekatkan solidaritas sebagai Kader Pancasila dan perekat NKRI.

"Lebih dari kompetisi, LT-V ini mempertemukan anak-anak muda terbaik di Indonesia dengan tujuan meningkatkan interaksi, mendorong kerjasama di antara mereka, sehingga peran Pramuka sebagai kader Pancasila dan perekat NKRI semakin meningkat," kata Adhyaksa Dault di Jakarta.

Adhyaksa menambahkan, LT-V juga wahana mempraktikan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, seperti musyawarah, gotong-royong, dan lain-lain. Bukan hanya teori, peserta akan langsung mempraktikkannya di lapangan.

"LT-V ini beda. Bisa dilihat di lapangan, regu yang datang ke LT-V bukan regu yang baru dibentuk. Mereka adalah regu yang telah teruji dalam LT-I, LT-II, LT-III, LT-IV," terang Menpora Periode 2004-2009 itu.

Diketahui, LT-V adalah salah satu kegiatan paling bergengsi yang diselenggarakan Kwarnas Gerakan Pramuka. Peserta yang bisa mengikuti lomba ini adalah Regu Penggalang (usia 11-15 tahun) yang menjuarai LT-I (tingkat Gugus Depan), LT-II (tingkat kecamatan), LT-III (tingkat kota/kabupaten), dan LT-IV (tingkat provinsi).

Kegiatan ini mengusung tema "Persaudaraan, Mandiri, Prestasi". Ibarat pertandingan sepakbola, LT-V adalah "Piala Dunianya" Pramuka. Setiap Kwarda mengirimkan regu Putra dan Putri dengan delapan anggota masing-masing regu.

Sumber: Pramuka.or.id / Pramukapos.com

Mohon tunggu...

Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun