Muhammad Akmal Latang
Muhammad Akmal Latang Web Development

Kebaikan dan niat baik jangan dilihat darimana sumbernya !

Selanjutnya

Tutup

Kandidat

Beda Jauh, Akselerasi Karir Politik Sandiaga Uno dan Jokowi

9 November 2018   18:10 Diperbarui: 9 November 2018   18:41 414 3 0
Beda Jauh, Akselerasi Karir Politik Sandiaga Uno dan Jokowi
Kandidat Pilpres 2019, deklarasi damai Monas. Foto: tribunnews

Memasuki masa kampanye Pilpres 2019 tentunya perbincangan tidak jauh dari program kerja, visi-misi dan karir politik para kandidat yang akan bertarung pada Pilpres kali ini, namun ada satu poin yang luput dari mata netizen yakni akselerasi karir politik cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno.

Banyak yang membandingkan antara Jokowi dengan Prabowo namun menurut saya sangat sulit menemukan perbandingan yang sesuai, pasalnya jalan yang ditempuh keduanya berbeda, namun menariknya, jika ingin dibandingkan dari ke-empat kandidat ini hanya Sandiaga Uno dan Jokowi lah yang memiliki kemiripan karir politik yakni selain sebagai pengurus partai politik juga pernah terpilih sebagai kepala daerah, mari kita lihat perbedaan akselerasinya.

Berbicara akselerasi berarti berbicara waktu yang dibutuhkan untuk mencapai suatu tahap tertentu, Akselerasi Politik kali ini saya hanya akan beberkan fakta dan perhitungan yang digunakan untuk mencapai status mereka saat ini, dimulai dari pertama mereka terjun ke dunia politik serta peranan yang mereka mainkan sebagai pelayan masyarakat.

Menurut informasi dari berbagai media pemberitaan, kedua kandidat ini merupakan pengusaha yang terbilang sukses, Jokowi terjun di dunia politik sejak tahun 2004 sebagai pengurus DPC PDIP Solo yang kala itu ia berusia sekitar 43 tahun, sedangkan Sandiaga Salahuddin Uno terjun ke dunia politik pada tahun 2015 sebagai Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra pada usia sekitar 45 tahun.

Berdasar dari Informasi diatas dapat disimpulkan bahwa Jokowi lebih cepat 11 tahun bergabung dalam partai Politik dibanding Sandiaga Uno, keduanya juga pernah terpilih oleh masyarakat menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta namun bedanya Sandiaga Uno hanya butuh 2 tahun di dunia politik sebelum terpilih menjadi pemimpin Ibukota Indonesia sedangkan Jokowi butuh setidaknya 8 tahun namun persamaannya yakni keduanya tidak menyelesaikan masa jabatan yang diberikan baik Gubernur ataupun Wakil Gubernur kemudian melaju ke putaran Pilpres.

Selain itu, Jokowi menghabiskan waktu 10 tahun di dunia politik untuk menjadi kandidat Pilpres sedangkan Sandiaga Uno hanya butuh 3 tahun untuk merasakan atmosfer pertarungan pilpres walaupun sebagai Calon Wakil Presiden namun belum ada yang mengalahkan akselerasi kandidat satu ini.

Dalam perhitungan lain juga dapat dikatakan bahwa Sandiaga Uno telah menjadi tokoh politik skala internasional dalam waktu 3 tahun, sedangkan 3 tahun Jokowi di dunia politiknya masih menjabat sebagai Walikota Solo.

Kesimpulan dari pernyataan diatas bahwa secara akselerasi karir politik antara Jokowi dan Sandiaga Uno tentu berjarak sangat jauh, sebagai orang baru di bidang politik, karir Sandiaga Uno jelas lebih cemerlang dibanding Jokowi.

Penulis mohon maaf jika ada perhitungan yang keliru berdasar dari data yang penulis kutip dari beberapa sumber yakni Wikipedia Joko Widodo, Wikipedia Sandiaga Uno dan beberapa media berita online lainnya. Terimakasih dan Salam hangat.