Mohon tunggu...
Akmal Aqil Wahyu
Akmal Aqil Wahyu Mohon Tunggu... Mahasiswa - Penulis Lepas

Merayakan bertambahnya usia

Selanjutnya

Tutup

Analisis Pilihan

Dinamika Pemilihan Presiden Tahun 2024

29 Oktober 2023   07:32 Diperbarui: 29 Oktober 2023   07:35 260
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Indonesia merupakan negara kepulauan yang besar dengan beragam budaya, agama, dan kebijakan politik. Kini di Indonesia tengah melakukan persiapan guna melaksanakan pemilihan presiden yang dijadwalkan tahun 2024.

Dalam konteks politik, perbedaan pendapat dan pilihan selalu menjadi hal yang alami dan esensial. Sehingga, tema "Boleh Beda Pilihan, Tapi NKRI Tetap Satu" menjadi relevan untuk menjunjung tinggi persatuan dalam keragaman.

Latar Belakang Pemilihan Presiden di Indonesia

Indonesia termasuk salah satu negara demokratis terbesar di dunia, dengan jumlah sebanyak 204.807.222 penduduk yang memiliki hak pilih, berdasarkan Daftar Pemilih Tetap(DPT) pemilu 2024 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umu(KPU) melalui rapat pleno terbuka rekapitulasi DPT di gedung KPU, Minggu (2/7/2023).

Pemilihan presiden di Indonesia selalu menjadi pesta demokrasi yang penting dan melibatkan sejumlah kandidat yang berkompetisi untuk mendapatkan kepercayaan rakyat. Pemilu presiden yang dijadwalkan pada 2024 akan menjadi momen krusial dalam perjalanan demokrasi Indonesia.

Sejauh ini, tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden telah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendaftar pada Kamis, 19 Oktober 2023, sementara pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD juga mendaftar pada tanggal yang sama. Kehadiran dua pasangan ini pada hari yang sama menunjukkan tingginya minat dan persaingan dalam pemilu mendatang. Pasangan ini mewakili berbagai spektrum politik dan memiliki latar belakang yang berbeda, namun keduanya berharap untuk mendapatkan dukungan luas dari rakyat Indonesia.

Di sisi lain, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendaftar pada Rabu, 25 Oktober 2023. Pasangan ini memiliki sejarah politik yang kuat, dengan Prabowo Subianto yang telah menjadi kandidat presiden dalam pemilu sebelumnya.

Menyambut Pemilu 2024

Pemilihan presiden adalah saat di mana warga Indonesia diberi kesempatan untuk mengungkapkan preferensi politik mereka. Masyarakat memiliki hak untuk memilih pemimpin yang mereka percayai akan mewakili dan mengayomi kepentingan mereka.

Dalam proses ini, terdapat peran penting bagi pendidikan politik dan dialog yang sehat untuk memastikan pemilih membuat keputusan yang tepat sesuai dengan nilai-nilai demokrasi.

Sehingga, media, akademisi, dan pemimpin politik memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi yang objektif dan mendalam tentang visi, program, dan rencana tindakan dari masing-masing pasangan calon.

Namun, masyarakat harus dihimbau supaya berhati-hati terhadap informasi dan isu-isu palsu yang dapat menimbulkan perpecahan.

Sikap yang Tepat Dalam Demokrasi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Analisis Selengkapnya
Lihat Analisis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun