Akbar Rd Mishbah
Akbar Rd Mishbah Motivational Speaker, Urban Activist & Treasury Dealer

Selanjutnya

Tutup

Muda

119 Detik untuk Kesan Pertama

13 Januari 2018   21:58 Diperbarui: 14 Januari 2018   00:49 461 0 0

Orang-orang terdahulu mengatakan bahwa untuk mendapatkan kesan pertama, Anda hanya memiliki kesempatan maksimal hanya satu kali. YES! Tidak ada kesempatan kedua untuk hal tersebut. Banyak hal kehidupan di sekeliling kita yang di dalamnya membutuhkan kesan pertama.

Hasil penelitian yang dilansir oleh media mirror.co.uk menyebutkan bahwa kesan pertama seseorang terbentuk hanya butuh waktu sekitar 119 detik. Penelitian tersebut dilakukan oleh suatu lembaga credit monitoring service, Experian CreditExpert

Faktor tubuh yang tidak ideal, membuat diri kita menjadi sangat minder dan menjadi seseorang yang memperjuangkan slogan "Biarlah, Tampil Apa Adanya".

Berhati-hati dengan konsep apa adanya, yang banyak salah kita artikan.

Sudah menjadi sifat manusia bahwa mereka suka menilai orang berdasarkan apa yang mereka lihat. Manusia cenderung merumuskan pendapat awal tentang seseorang bahkan sebelum mereka benar-benar berbincang-bincang bersama.

Albert Mehrabian menyebutkan bahwa first impression terbentuk melalui 3 faktor :

55% - Penampilan

38% - Suara

Hanya 5 % dari apa yang anda katakan . UWOW !

Hal tersebut menandakan bahwa pakaian yang kita kenakan akan memiliki efek langsung pada asumsi setiap orang tentang kita.

Semakin baik kita dalam berpakaian, rasa hormat dan perhatian akan secara otomatis mereka berikan.

Pakaian yang kita kenakan dapat membantu meningkatkan reaksi orang terhadap kita. Lingkungan sosial adalah suatu hal yang pada dasarnya sangat erat kaitannya dengan masalah visual.

Seseorang yang berpakaian baik biasanya akan lebih mengalami perlakuan yang lebih baik ketimbang seseorang yang berpenampilan biasa saja. Tidak peduli orang tersebut siapa dan apa jabatannya.

Pakaian yang kita kenakan dapat menunjukkan karakter kita di mata para orang-orang asing yang belum mengenal kita lebih dalam pada suatu lingkungan sosial. Karena dalam lingkungan sosial dengan banyak orang asing di dalamnya, mereka tidak bisa menilai kita lebih dalam sebelum berinteraksi kecuali dari penampilan kita.

Apakah kita sudah menjadi seorang yang berdampak positif bagi orang banyak? Apakah kita bertanggung jawab terhadap hal-hal kecil pada diri kita sendiri? . Untuk itu, penampilan mengajarkan kita tentang Tanggung Jawab, jika kita masih belum memulai untuk memiliki rasa tanggung jawab terhadap diri kita, khususnya kualitas penampilan yang kita miliki, menjadi pribadi yang akan memberikan dampak positif bagi orang banyak hanya akan menjadi suatu wacana saja.

Tentunya konsep ini tidak dilaksanakan secara berlebihan, boros, serta merubah bentuk secara permanen .

Serta, tetap jadi diri sendiri dan pertahankan prinsip pribadi .

Good Clothes Open All Doors (Popular English Proverbs),

People Will Stare, Make It Worth Their While . Lets Be The Best Version of You ! -- Harry Winston

Referensi