Mohon tunggu...
Akbar Pitopang
Akbar Pitopang Mohon Tunggu...

Belajar Mendengarkan Kata Hati | Bagian dari buku kolaborasi kompasianer berjudul "CINTA INDONESIA SETENGAH" dan "JELAJAH NEGERI SENDIRI | Ig : @favzn

Selanjutnya

Tutup

Kuliner Pilihan

Berburu Beragam Kuliner Jogja

18 April 2014   21:11 Diperbarui: 23 Juni 2015   23:30 1104 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Berburu Beragam Kuliner Jogja
13978049241091251894




[caption id="attachment_320466" align="aligncenter" width="580" caption="courtesy by citizenimages.kompas.com"][/caption]

Bila kita membahas tentang kuliner khas Yogyakarta, barangkali yang terpikir dalam benak kita adalah gudeg. Makanan yang diolah dari nangka muda yang berwarna cokelat gelap ini dikenal dengan rasanya yang manis. Namun apabila kita menelusuri sisi lain dari kota budaya yang satu ini, kita akan menemukan beragam kuliner selain gudeg.

Ya, perkembangan jogja sebagai kota yang menjunjung budaya jawa, menjadikannya sebagai kota tujuan wisata yang mengundang kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Dari tahun ke tahun jumlah kunjungan wisatawan ke kota ini tergolong meningkat dan semakin bertambah ramai. Lihatlah pada musim liburan, hotel-hotel yang mulai menjamur di kota ini bisa terisi penuh dipesan oleh para wisatawan.

Predikat jogja yang juga sebagai kota pelajar menjadikan pergerakan manusia di kota ini semakin ramai. Karena predikat tersebut membuat para pelajar dari berbagai pelosok negeri bahkan pelosok dunia datang untuk studi dan menimba pengetahuan. Setiap tahun jumlah pelajar yang datang juga semakin bertambah.

Hal tersebut disebabkan keberadaan universitas atau perguruan tinggi ternama. Ada banyak perguruan tinggi yang dibangun  di kota ini. Tidak hanya perguruan tinggi negeri namun juga swasta. Kampus-kampus tersebut pada umumnya dibangun di kota jogja mupun di daerah pinggiran kota yang senantiasa menawarkan suasana keramaian.

Pertama-tama, mari kita berburu kuliner di kawasan pusat kota jogja seperti di sekitar kawasan Malioboro dan Keraton Yogyakarta. Di sekitar kawasan ini memang dikenal gudangnya kuliner khas. Jika ingin mencicipi kuliner khas raja-raja jawa, Bale Raos bisa mengabulkannya. Lokasinya pun juga berada di kawasan Keraton Yogyakarta. Sedangkan untuk jajanan pasar, kita bisa temukan di seitar Pasar Bringharjo. Biasanya pedagang yang menjual jajanan pasar ini menempati lokasi di sekitar pintu masuk pasar Bringharjo ini.

Bagi anda yang sebelumnya sudah merencanakan ingin mencicipi bakmi maka keinginan anda tersebut tetap bisa dikabulkan. Dari Nol Kilometer ke arah timur, kita bisa menyinggahi Bakmi Kadin. Di lokasi ini kita bisa melepas hasrat untuk mencicipi seperti apa bakmi khas Jawa. Bakmi kadin ini terbilang ramai pada malam hari dan akhir pekan.

Berlanjut kearah yang lebih ke timur lagi atau tepatnya ke Pakualaman. Disini kita bisa mencicipi yang namanya rujak es krim. Sekilas rujak ini sama dengan rujak pada umumnya namun yang membuatnya menjadi menarik adalah karena dikasih es krim. Rujak es krim ini cocok dinikmati pada siang hari yang panas.

Dari Alun-Alun Utara menuju Alun-Alun Selatan yang melewati gerbang putih ala keratin, disana kita bisa berburu gudeg. Kita tinggal pilih mau singgah di warung gudeg yang mana kita suka. Karena di sepanjang jalan sehabis gerbang ini, berjejer warung gudeg dengan cita rasa masing-masing. Sebelah kanan jalan, juga ada angkringan dengan suasana berbeda karena bangunannya dua lantai. Sehabis makan gudeg, bisa langsung mampir ke angkringan.

Dari arah keraton menuju Tugu, kita bisa mampir ke angkringan-angkringan yang menggelar lapak dengan menempati trotoar dan tikar yang dibentangkan untuk duduk lesehan. Kita bisa lesehan sambil menikmati nasi kucing (sego kucing) dan kopi joss (kopi yang diseduh bersama arang kayu khusus). Suasana yang bersahaja tersebut banyak dijadikan para anak muda untuk ngumpul dan ngobrol ngalor-ngidul.

Di kawasan Kotabaru pun kita akan menemukan beragam jenis kuliner. Ada nasi goreng kambing di depan SMA Padmanaba, serta warung kopi di sekitar Gereja St Antonius. Ada juga House of Raminten yang selalu ramai dikunjungi bahkan kita harus rela antri untuk mendapat tempat duduk. Di kawasan ini juga ada Roemi dengan menu es krim dan cokelatnya serta Aniayya dengan ragam menu kejunya.

Di Jalan C Simanjuntak kita pun bisa mencicipi menu balungan (tulang yang ada dagingnya) yang super pedas. Serta juga ada kuliner Makassar yang berada di kawasan ini. Di Jalan Wolter Mongindisi juga ada Kopi Oey miliknya pak Bondan. Serta di kawasan ini juga ada Rumah Pohon, dan beragam jenis restoran serta tempat makan lainnya.

Seperti yang kami sampaikan diawal tadi bahwa kawasan kampus juga menjadi lokasi untuk berburu kuliner. Beragam jenis kuliner membanjiri kawasan ini. Sebut saja kampus-kampus seperti UNY, UGM, UIN, UII, UMY, UAD, UPN, dan kampus lainnya yang ada di jogja. Di sekitar kawasan ini bisnis kuliner tumbuh subur dan berkembang dengan pesat.

Di dekat UGM, ada yang namanya Jalan Kaliurang (Jakal) yang membentang hinga UII. UNY di sekitarJalan Colombo, UIN di Jalan Timoho, ataupun UPN di Ring Road Utara. Serta di sekitar kawasan kampus lainnya di jogja, kuliner tumbuh di kawasan jalan yang ramai dilewati.

Di sekitar kawasan kampus ini kita bisa menemukan kuliner mulai dari kuliner lokal dari berbagai daerah di Indonesia hingga menu mancanegara. Menu lokal seperti penyetan, bakso, mie ayam dan soto bisa dengan cukup mudah kita dapati di sekitar kawasan kampus. Begitu pula dengan menu seperti steak, spageti, pizza, ramen, sushi, dan menu asing lainnya bisa dengan mudah kita jumpai.

Kawasan Babarsari yang berdekatan dengan kampus UAJY, YKPN,UPN dan Amikom juga penuh dengan tempat makan. Kawasan ini juga menghadirkan beragam jenis kuliner sedap. Di kawasan ini juga belum lama dibangun hotel jadi perkembangan semakin pesat dan ramai.

Ada beberapa jalan yang saat ini semakin ramai berdiri tempat-tempat makan seperti di Jalan Affandi atau yang lebih dikenal dengan Jalan Gejayan, beragam tempat makan bisa kita jumpai disini. Ada beberapa restoran khas Jepang di kawasan ini.

Kawasan Demangan Baru juga tidak mau kalah. Saat ini, di kawasan Demangan Baru ini banyak sekali tumbuh tempat makan bagaikan jamur. Belum lama ini berdiri restoran mewah disini, kemudian tak lama setelah itu menyusul pula restoran mewah lainnya. Bahkan hingga saat ini masih ada juga beberapa tempat makan yang tidak lama lagi juga akan dibuka.

Pesatnya pertumbuhan kuliner di kawasan ini, yakni di Jalan Gejayan dan Demangan Baru ini dikarenakan berdekatan dengan kawasan kampus UIN, UNY dan UGM.

Jika masih belum puas dan masih ingin berburu kuliner, maka sambangilah kawasan utara mulai dari Ring Road Utama, Jalan Kaliurang atau Jalan Magelang naik keatas atau lebih ke utara. Disini kita nantinya singgah di jeJamuran, kita bisa menikmati beragama menu dari olahan jamur.

Satu lagi, masakan padang bisa dengan sangat mudah kita jumpai disini. Di berbagai kawasan di kota jogja, masakan daerah ini tumbuh dengan baik dan selalu ramai dikunjungi. Baik berupa restoran maupun warung kecil. Kebanyakan pelanggannya memang para mahasiswa. Hahaha..

Kota jogja tergolong kecil. Untuk mengelilingi kota ini dan menikmati beragam jenis kulinernya amatlah mudah. Kita bisa langsung mengarah ke jalan-jalan atau kawasan yang sudah terkenal ramai akan kulinernya. Kita bisa hunting sepuasnya sesuai dengan selera dan budget yang dimiliki.

Kalau kita sudah berada di jogja, kita tidak akan kesulitan untuk berburu kuliner. Baik kuliner jawa khas Jogja, kuliner dari daerah lain di Indonesia hingga kuliner mancanegara seperti Jepang, Korea, Chinese, Thailand dan Negara lainnya.

Café-café dan tempat santai punbisa dengan muda kita dapati. Mulai dari café dengan nuansa tradisional hingga modern dengan mengusung konsep masing-masing untuk menarik pengunjung. Café-café dan tempat santai ini juga selalu ramai dikunjungi oleh pengunjung seperti mahasiswa yang juga menjadikan tempat semacam itu sebagai tempat untuk mengerjakan tugas kuliah hingga berdiskusi.

Berburu kuliner akan lebih mantap jika dilakukan di malam hari. Karena suasana malam kota Jogja sangat bersahabat sehingga membuat para wisatawan betah untuk berlama-lama di jalanan untuk lebih mengeksplor beragam kuliner yang tersaji di kota ini.

Oh ya, untuk urusan oleh-oleh atau buah tangan juga jangan khawatir. Selain kawasan Pathuk yang terkenal dengan Bakpia, di sepangan jalan seperti Jalan Laksda Adisucipto menuju bandara juga berdiri banyakpusat oleh-oleh. Kita tinggal menyinggahinya saja.

Jogja memang menyimpan banyak keunikan. Beragam destinasi wisata ditawarkan. Beragam kuliner juga siap memanjakan lidah para wisatawan yang berkunjung. Karena itulah wisatawan ramai mengunjungi kota yang juga dikenal sebagai pusat peradaban jawa ini.

Bagi anda yang saat ini atau nanti berada di jogja, selamat berburu kuliner tuk manjakan indera perasa anda… :)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x