Mohon tunggu...
Aji NajiullahThaib
Aji NajiullahThaib Mohon Tunggu... Pekerja Seni

Hanya seorang kakek yang hobi menulis

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan Pilihan

Ahok si "Asang Lalung" Mengantongi Restu Dewan Adat Dayak Kaltim

14 Maret 2020   07:45 Diperbarui: 14 Maret 2020   07:51 853 12 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ahok si "Asang Lalung" Mengantongi Restu Dewan Adat Dayak Kaltim
Foto: Tempo.co

Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, yang pernah mendapat nama warga kehormatan dari masyarakat suku dayak yakni, Asang Lalung, sepertinya mendapat "restu" dari tuan rumah Dewan Adat Dayak Kaltim, untuk memimpin Ibu Kota Baru.

Dilansir Detik.com, Dewan Pertimbangan Adat DAD, Abraham Ingan, menyebut, pihaknya telah menyatukan dukungan dan menyatakan dukungan untuk Ahok. Hal itu langsung ditegaskan oleh Ketua DAD Kaltim, Zainal Arifin, yang juga menjabat sebagai anggota DPD RI Kaltim.

"Secara bulat kami mendukung BTP menjadi Kepala Badan Otorita IKN dan kami berharap Pak Presiden Jokowi juga memilih BTP," ujar Abraham di Gedung Graha Tebengang, Jalan Tekukur, Samarinda (13/3/2020).

Sebelumnya, dilansir Kompas.com, Aliansi Organisasi Masyarakat Daerah Kalimantan Timur mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Mereka menyampaikan dukungan kepada Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro untuk menjadi Kepala Badan Otorita Ibu Kota baru di Penajam Passer Utara-Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Dua kandidat calon pemimpin Ibu Kota Baru ini terbilang mempunyai peluang lebih besar, tenimbang dua orang lainnya yakni, Tumiyono dan Abdullah Azwar Anas. Namun restu dari dewan adat dayak, tentunya sangat bisa menjadi pertimbangan Presiden Jokowi.

Penerimaan masyarakat adat dayak Kaltim terhadap Ahok, sangat rasional, apalagi Ahok memang memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat dayak, sehingga dianggap sebagai warga kehormatan bagi suku dayak Kaltim.

Alasan masyarakat dayak memberi karpet merah pada Ahok sangatlah masuk akal, seperti yang dikatakan Abraham Ingan, dukungan itu bukan tidak beralasan. Ahok dinilai sebagai tokoh nasional yang paling mampu menjadi kepala Badan Otorita IKN.

Selain karena pengalamannya menjadi pemimpin daerah, Ahok juga dinilai memiliki sifat yang jujur, sikap yang tegas dan memiliki kedekatan emosional dengan warga Dayak Kalimantan.

"Secara kualitas, BTP sudah teruji. BTP juga memiliki kedekatan emosional dengan warga Dayak. Bahkan BTP sudah mendapat nama warga kehormatan dari Masyarakat Dayak yakni Asang Lalung," sebutnya.

Restu Presiden Jokowi sebagai pemimpin tertinggi, juga pemilik otoritas dalam hal memilih pemimpin Ibu Kota Baru, penerimaan masyarakat setempat bagi pemimpin Ibu Kota Negara (IKN), tidak kalah penting, karena pemimpin IKN nantinya akan lebih banyak berinteraksi dengan masyarakat setempat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN