Mohon tunggu...
Ainun Nimah
Ainun Nimah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Saya suka menonton film, suka berkendara, memotret alam dan saya suka mengunjungi tempat wisata yang bertajuk alam :D

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

The Boston Tea Party sebagai Peristiwa Iconic dari Revolusi Amerika

16 Desember 2022   22:39 Diperbarui: 17 Desember 2022   05:33 364
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Peristiwa The Boston Tea Party merupakan sebuah peristiwa yang sangat unik yang menjadi salah satu peristiwa iconic yang terjadi pada saat revolusi amerika. Peristiwa ini juga menjadi salah satu penyebab terjadinya perang kemerdekaan di Amerika. Peristiwa ini terjadi karena dampak dari revolusi amerika, sedangkan revolusi amerika berawal dari seorang yang pertama kali menemukan benua Amerika yang biasa kita sebut dengan Christoper Columbus, Columbus mengira bahwa dia telah berhasil mendarat di india sehingga penduduk pulau tersebut disebut sebagai Indian. 

Setelah kedatangan dari Columbus akhirnya banyak sekali orang yang berdatangan ke Amerika. Setelah diketahui bahwa benua amerika masih jarang di duduki oleh penduduk dan belum menjadi wilayah yang berdaulat akhirnya banyak sekali Negara yang ingin merebutnya, bangsa Spanyol dan Portugis pun berdatangan ke Amerika. 

Mexico telah berhasil mengambil Amerika Tengah dan Spanyol berhasil menjajah Amerika Selatan dan hanya Amerika Tengah yang belum di duduki koloni manapun sehingga pada Abad ke-17 ini banyak terjadi perebutan wilayah antara Perancis, Belanda dan puncaknya yaitu saat Koloni Eropa datang, yang banyak memicu polemic dan konflik, dan hal inilah yang menyebabkan terjadinya revolusi Amerika.

Peristiwa the boston tea party merupakan salah satu dari sekian peristiwa yang menjadi pelengkap cerita dari peristiwa revolusi Amerika. Peristiwa ini berawal pada tahun 1760, Inggris yang telah menang perang dari Perancis tentunya mengeluarkan banyak biaya untuk biaya perang dan banyak terlilit hutang, akhirnya pihak Inggris mengeluarkan sebuah kebijakan berupa pajak.

Hal ini sebenarnya sangat di tentang oleh rakyat koloni karena mereka merasa dirugikan, pajak yang amat tinggi yang diputuskan oleh satu pihak saja, sedangkan masyarakat koloni tidak diberi kesempatan untuk mengajukan aspirasinya melalui perwakilan yang ditunjuk, sehingga hal ini menyulut emosi rakyat koloni untuk melakukan protes terhadap kebijakan yang dilakukan oleh Inggris.

Sebagai bentuk protes dari masyarakat koloni terhadap kebijakan Inggris, akhirnya masyarakat koloni melancarkan sebuah rencana, yakni ketika berlabuhnya kapal milik East India Company yang bermuatan the di pelabuhan Boston, Massachusetts. Pada saat itu kelompok rakyat koloni yang bernama Sons Of Liberty menyamar menjadi pekerja indian, mereka menyelinap masuk ke kapal, lalu membuang seluruh muatan teh ke laut sehingga pada saat itu lautan menjadi tertutup semua oleh teh. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Desmeber 1773.

Lantas tak hanya sedikit anggota kelompok yang melakukan aksi demonstrasi, terdapat banyak orang yang turut andil untuk menyukseskan rencana tersebut, diantaranya ada Samuel Adams yang merupakan ketua dari kelompok, dan kejadian itu juga di organisir oleh John Hancock. Tak hanya itu, sebenarnya masih banyak sekali nama yang terlibat dalam peristiwa itu namun tidak diketahui jelasnya, karena masyarakat koloni banyak yang terlibat dalam peristiwa ini dan semuanya menyamar, namun ada juga 1 orang yang tertangkap dalam peristiwa ini, yaitu Francis Akeley.

Dari peristwa the boston tea party tentunya sudah terlihat kerugian apa saja yang dialami, namun tak hanya dari segi ekonominya saja, terdapat juga dampak-dampak lain akibat dari peristiwa ini, sebelumnya kerajaan Inggris amat sangat marah besar akibat dari terjadinya peristiwa yang sangat tak terduga ini, kemudia darinya mengeluarkan sebuah kebijakan yang bernama Intolerable Act pada tahun 1774. Kebijakan yang dikeluarkan ini menghasilkan sebuah butir-butir peraturan yang harus dipatuhi, diantaranya :

  • Pelabuhan Boston ditutup total hingga the yang telah dibuang dibayar kembali.
  • Majelis umum dibubarkan, kekuasaan dialihkan pada guberbur militer Inggris.
  • Jika pejabat kerajaan Inggris (non koloni) melanggar hokum, maka mereka tidak dapat diadili diwilayah Kota Massachussets.
  • Bangunan kosong yang dimiliki oleh rakyat koloni bisa diberikan untuk menampung tentara kerajaan Inggris.

Peristiwa yang sangat dikenang dan iconic ini berujung dengan kemerdekaan Amerika Serikat pada tiga tahun setelahnya. Sejarawan pun telah sepakat bahwa peristiwa The Boston Tea Party merupakan batu loncatan dalam upaya memperjuangkan kemerdekaan Amerika Serikat hingga benar-benar terwujud melalui deklarasi tanggal 4 Juli 1776. Akar persoalan yang dialami oleh beberapa pihak bisa dilacak oleh obsesi warga inggris terhadap komoditas dalam peti yang ramai-ramai dibuang ke laut tersebut. 

Setelah peristiwa itu pun muncul peristiwa yang unik lagi, yakni banyak orang Amerika yang menghentikan mengonsumsi teh pasca peristiwa tersebut karena bagi mereka minum teh dianggap sebagai perilaku yang tidak patriotic. Dan keputusan tersebut berdampak pada makin lesunya perdagangan the di berbagai pelabuhan di pesisir pantai timur Amerika.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun