Mohon tunggu...
Ahmad Syaihu
Ahmad Syaihu Mohon Tunggu... Guru - Guru MTsN 4 Kota Surabaya

Menulislah dengan hati niatkan untuk berbagi kebaikan semoga karyamu abadi dan menjadi ladang jariyah. Penulis 11 buku tunggal antara lain Pak Guru Menjadi Tamu Allah dan Membingkai Waktu, serta 70 buku Antologi

Selanjutnya

Tutup

Diary

Pak Guru Menjadi Tamu Allah

25 Juni 2022   21:33 Diperbarui: 25 Juni 2022   21:34 67 7 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Cover buku Pak Guru Menjadi Tamu Allah (karya penulis, berisi memoar perjalanan haji pada musim haji 1437H/2O16 M {dokpri}

Mulai hari ini penulis akan bagikan kisah perjalanan haji bersama istri.

Pernerbangan 11 Jam dari Surabaya menuju ke Kota Makkah

Hari itu Selasa, 25 Agustus 2016, pukul 22.00 WIB rombongan jamaah Haji Kloter 36Surabaya   akan berangkat menuju Arab Saudi dengan maskapai penerbangan Saudi Arabian Airlines milik pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Hanya ada 2 maskapai penerbangan yang ditunjuk oleh    Kementerian     Agama  sebagai              penanggung      jawab transportasi ibadah haji, yaitu maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines.

Pesawat Boeing747 memiliki kapasitas 455 tempat duduk. Jamaah yang ada di dalam pesawat dengan dua tingkat tempat duduk tersebut diisi oleh 3 KBIH yaitu KBIH Bryan Makkah Surabaya dengan 245 jamaah, di mana penulis bergabung di dalamnya. KBIH Muhammadiyah Surabaya berjumlah 138 jamaah dan KBIH LDII berjumlah 67 jamaah, ditambah ketua Kloter, Pembimbing Kloter, dan 3 tenaga medis. Total ada 455 jamaah yang berangkat menjelang tengah malam tersebut. Jarak SurabayaJeddah ditempuh dengan penerbangan selama 10 jam 40 menit tanpa transit.

Pesawat akhirnya terbang tepat pukul 23.30 WIB diiringi dengan doa yang dipimpin oleh pembimbing kloter dari Kementererian Agama Kota Surabaya. Para jamaah menikmati perjalanan melelahkan selama hampir 11 jam. Karena pesawat terbang malam hari maka tak terasa hampir semua penumpang memanfaatkan tidur di dalam pesawat. 

Tepat pukul 04.00 WIB petugas dari pesawat menyampaikan kepada penumpang, bahwa waktu shalat Subuh telah tiba, diperkirakan pesawat berada di atas wilayah teluk Benggala India, maka jamaah dengan bertayamun, atau kalau sempat berwudu di atas pesawat juga tersedia. Dengan istri penulis melaksanakan shalat Subuh berjamaah di atas pesawat dengan posisi duduk di kursi masingmasing.

Setelah shalat Subuh pramugari pesawat berkeliling dengan membawa troly makanan untuk membagikan jatah sarapan pagi di atas pesawat berupa nasi dengan lauknya, minuman air mineral dan 1 dos kue dengan berbagai macam rasa, maka sarapan dilakukan di atas pesawat. Menjelang pukul 11.00 siang petugas di pesawat mengumumkan bahwa pesawat segera mendarat di Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah Arab Saudi, penumpang diharapkan menggunakan sabuk keselamatannya pada saat pesawat mendarat.

Alhamdulillah tepat pukul 11.00 pesawat mendarat dengan sempuna, dan perjalanan 11 jam usai ketika pesawat berhenti di landasan pacu Bandara King Abdul Aziz, Jeddah Saudi Arabia. Marhaban Ya Saudi Arabia, "Labbaik Allahumma Labbaik", Aku Penuhi PanggilanMu ya Allah

Bersambung....

Istanaku, 25 Juni 2022

Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan