Mohon tunggu...
Ahmad Faizal Abidin
Ahmad Faizal Abidin Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa dan Guru PAUD

Terkadang, saya hanya seorang mahasiswa yang berusaha menulis hal-hal bermanfaat serta menyuarakan isu-isu hangat.

Selanjutnya

Tutup

Analisis Pilihan

Petugas KPPS Gugur, Evaluasi Sistem Pemilu 2024

19 Februari 2024   18:28 Diperbarui: 19 Februari 2024   18:30 101
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
 (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Kematian 57 petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dalam Pemilu 2024 adalah sebuah tragedi yang sangat menyedihkan dan menuntut perhatian serius. Fakta bahwa sebagian besar kematian disebabkan oleh kelelahan dan penyakit menunjukkan bahwa beban kerja yang dihadapi oleh petugas KPPS sangat berat dan sistem pemilu perlu dievaluasi secara mendalam.

Penting untuk memahami bahwa Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) adalah bagian integral dari proses demokratisasi di negara kita. Tugas utama mereka adalah memfasilitasi proses pemungutan suara dan memastikan bahwa proses tersebut berjalan dengan lancar dan adil. 

Namun, beban kerja yang besar dan tekanan yang diberikan oleh waktu yang ketat dalam konteks pemilihan sering kali meningkatkan risiko terhadap kesehatan dan kesejahteraan mereka. Perlu dicatat bahwa kematian petugas KPPS karena kelelahan dan penyakit mencerminkan adanya kekurangan dalam sistem pemilu kita. 

Evaluasi yang cermat perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap beban kerja yang berat yang dialami oleh petugas KPPS. Hal ini mencakup pertimbangan terhadap aspek-aspek seperti waktu kerja, jadwal istirahat, dan dukungan kesehatan yang tersedia bagi mereka.

Selain itu, perlindungan terhadap hak-hak dan kesejahteraan petugas KPPS harus ditingkatkan. Ini termasuk penyediaan pelatihan yang memadai, pemantauan kondisi kerja, serta pemberian akses yang memadai terhadap perawatan kesehatan. Dengan cara ini, kita dapat memastikan bahwa mereka dapat menjalankan tugas mereka dengan aman dan efektif, tanpa mengorbankan kesehatan dan kehidupan mereka. 

Kematian 57 petugas KPPS harus menjadi panggilan bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk bertindak. Perlunya reformasi dalam sistem pemilu dan perlindungan yang lebih baik bagi petugas KPPS harus diberikan prioritas yang tinggi. Hanya dengan melakukan langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah ini, kita dapat memastikan bahwa tragedi semacam ini tidak terulang di masa depan, dan bahwa proses demokratisasi kita dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Beban kerja KPPS memang tergolong sangat berat. Mereka harus menjalani jam kerja yang panjang tanpa henti, dimulai dari tahap persiapan TPS, pelaksanaan pemungutan suara, hingga tahap penghitungan suara. Kompleksitas sistem pemilu serentak yang mencakup pemilihan untuk banyak jenis jabatan sekaligus, seperti presiden, anggota legislatif, dan jabatan lokal, semakin memperberat tugas mereka. 

Penting untuk dicatat bahwa Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) merupakan tulang punggung dari proses demokrasi dalam negara kita. Mereka bertanggung jawab atas pelaksanaan pemilihan umum dengan penuh integritas dan kejujuran. Namun, tugas mereka tidaklah mudah, terutama mengingat kompleksitas tugas yang harus dijalankan.

Pertama-tama, tahap persiapan TPS memerlukan koordinasi yang cermat untuk memastikan segala sesuatunya siap pada hari pemilihan. Ini termasuk menyiapkan tempat pemungutan suara, memastikan keberadaan perlengkapan pemilihan, serta melatih petugas pemungutan suara untuk menjalankan tugas mereka dengan baik. 

Selama hari pemilihan, petugas KPPS harus siap bekerja dalam jadwal yang panjang dan tanpa henti. Mereka harus memastikan bahwa proses pemungutan suara berjalan lancar dan teratur, serta memastikan keamanan dan keadilan selama proses tersebut.

Setelah proses pemungutan suara selesai, tugas mereka belum berakhir. Tahap penghitungan suara memerlukan ketelitian dan kewaspadaan agar hasilnya akurat dan dapat dipercaya oleh semua pihak terkait. Ini adalah tahap yang krusial dalam proses pemilihan umum, di mana integritas dan kejujuran petugas KPPS sangatlah penting. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Analisis Selengkapnya
Lihat Analisis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun