Agus Kusdinar
Agus Kusdinar Wiraswasta

Blogger (Menulis untuk hoby dan mencegah kepikunan)

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Merayakan HUT RI dengan Sederhana tetapi Semangat 45

12 Agustus 2017   21:27 Diperbarui: 13 Agustus 2017   09:00 98 1 0
Merayakan HUT RI dengan Sederhana tetapi Semangat 45
Anak-anak mengejar bola plastik, dalam memeriahkan HUT RI yang ke 72, di kp Biru yang cukup sederhana (Dokumen Pribadi)

Memperingati HUT RI yang ke-72 banyak acara di sajikan di tiap daerah terutama di kampung-kampung yang nuansa kedaerahnya lebih kental sehingga lebih terasa dalam memeriahkan ulang tang tahun republik ini yang tepat pada 72 tahun yang lalu indonesia memproklamirkan negeri ini yang di pimpin bapak proklamator kita Soekarno-Hatta.

Sepakbola adalah olahraga yang paling seru di dalam memeriahkan pertandingan selain panjat pinang, apalagi sepakbola itu di racik sedemikian rupa sebagai mana mestinya guna untuk memeriahkan hari ulang tahun negeri ini supaya lebih meriah meskipun nampak konyol jika melihatnya, seperti sepakbola bapak-bapak pakai rok dan juga yang lainnya.

Pertandingan sepakbola dalam memeriahkan HUT RI rata-rata aturannya menggunakan aturan sendiri, karena ini sekedar memeriahkan bukan pertandingan turnamen, tetapi hasil pertandingan itu layaknya suatu kompetisi karena menggunakan bagan pertandingan meniru aturan sepakbola dan di akhir pertandingan selesai ada juaranya juga mendapatkan hadiah sesuai prestasinya meskipun hadiahnya alakadarnya, yang terpenting meriahnya pesta tahunan dalam memperingati HUT RI.

Bola plastik, lapangan alakadarnya, dana hasil swadaya masyarakat merupakan ciri khas dalam memeriahkan pesta tahunan di tiap kampung, termasuk di tempat penulis pribadi yang lokasi, biaya, dana cukup sederhana tetapi semangatnya 45, apalagi bagi mereka yang usianya masih anak-anak yang suka bermain bola dan asik dalam semua permainan yang terpenting hari-harinya di isi kecerian dengan berbagai aktivitas layaknya seorang anak.

Memeriahkan acara HUT RI untuk bermain bola plastik yang di mainkan oleh anak-anak, supaya lebih lama dalam menjalani pertandingan dan lebih seru dan meriah, sehingga panitia mengguanakan sistem setengah kompetisi dan partai puncak yaitu final di adakan pas tanggal 17 Agustus, sehingga hari itu di katakan partai puncak dan di hari itu juga di adakan pertandingan-pertandingan yang lainnya seperti panjat pinang, balap karung, balap krupuk dan lainnya.

Pada malam hari panitia juga mengadakan perlombaan-perlombaan religi, seperti lomba adzan dan lainnya dan di dampingi juri sesuai dengan ahlinya yang telah di tunjuk sebelumnya. Partai puncak pembagian hadiah untuk berbagai perlombaan diadakan di malam hari dengan di meriahkan berbagai acara hiburan anak-anak seseuai hasil karya masyarakat bukan mendatangkan dari luar demi untuk menggali potensi masyarakat yang ada di tambah lebih irit dalam hal pembiayaannya.

Memeriahkan acara HUT RI sangat penting terutama bagi para pemuda juga anak-anak guna untuk memupuk jiwa nasionalisme supaya lebih mencintai negeri ini yang telah merdeka sejak 72 tahun yang lalu sehingga kita perlu menjaganya dengan baik dan benar guna untuk meneruskan perjuangan para leluhur kita yang telah gugur dan kita melanjutkan perjuangannya di sesuaikan dengan zaman bukan berperang melawan penjajah.

Berbagai cara untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun negara yang tercinta ini yaitu Indonesia meskipun acaranya serba sederahana yang terpenting rasa nasionalismenya tinggi karena itu merupakan inti dari memperingati HUT RI dalam memaknainya.