Mohon tunggu...
Agung Pramono
Agung Pramono Mohon Tunggu... Guru - Guru dan penulis

Agung Pramono berprofesi sebagai guru. Hoby menulis, olah raga dan jalan-jalan

Selanjutnya

Tutup

Healthy

Simak Hal-Hal Berikut Agar Tidur Berkualitas

23 September 2022   23:40 Diperbarui: 23 September 2022   23:45 44 12 11
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Malam semakin larut mata ini sudah mulai redup atau mengantuk. Namun sebelum tertidur saya sempatkan untuk menulis di kompasiana ini. Tidur bisa dikatakan istirahat dengan memejamkan mata untuk menjaga kesehatan. Tidur adalah keadaan tidak sadar yang menyebabkan reaksi individu mulai berkurang atau bahkan hilang. Maka ada yang mengatakan bahwa kalau sudah tidur sudah tidak ingat apa-apa.

Waktu tidur setiap orang berbeda-beda. Ada yang membutuhkan waktu lama untuk tidur sehingga akan merasa puas dan kondisi tubuh akan kembali normal. Namun ada juga yang waktu tidur cuma sebentar, satu jam atau dua jam karena kondisi pekerjaan atau memang orangnya tipe susah tidur. 

Waktu tidur yang baik, jika kita berusia 18 tahun sampai dengan 40 tahun sekitar 7-8 jam setiap hari. Kebutuhan tidur 40 tahun sampai 60 tahun mulai menurun sekitar 7 jam. Untuk lansia sekitar 6 jam sehari. Bila waktu tidur terpenuhi maka diharapkan akan memberikan manfaat bagi tubuh dan terhindar dari berbagai penyakit.

Saya sering tidur sekitar jam 23.00 WIB dan bangun sekitar jam 04.00 WIB dengan umur 48 tahun maka waktu tidur 5 jam masih terasa kurang. Walaupun kualitas tidur saya baik. Saya jarang terbangun diwaktu malam. Maka saat pagi hari atau siang hari mata ini masih terasa mengantuk. Lain halnya jika saya mulai tidur jam 21.00 WIB dan bangun jam 04.00 WIB pagi kadang terbangun sekali, tetapi pagi hari atau siang hari mata tidak terasa mengantuk.

Lamannya tidur antara 7-8 diatas adalah pengukuran tidur jika dilihat dari segi kuantitasnya. Bagaimana tidur kita apakah sudah berkualitas atau belum ? Kuantitas mengukur lamanya waktu tidur, kualitas mengukur seberapa nyenyak tidur kita.

Kualitas tidur ditentukan oleh beberapa hal. Misalnya mata sudah terpejam tetapi benar-benar tertidur  setelah 30 menit, ini pertanda kualitas tidur kurang baik. Kemudian setelah tertidur setiap jamnya akan terbangun dengan sendirinya dan tetap terjaga selama 20 menit. Selain itu ada perasaan lelah ketika bangun tidur menjadi pertanda bahwa tidur kita tidak berkualitas.

Kualitas tidur yang baik dapat dilihat dari tanda-tanda berikut :  Terlelap segera setelah berbaring dalam waktu kurang dari 30 menit. Tidak terbangun sepanjang malam atau terbangun tidak lebih sekali. Jika terbangun akan terlelap lagi sebelum 20 menit. Waktu tidur sesuai dengan durasi sesuai umurnya.  Serta jika bangun pagi hari badan akan merasa segar dan berenergi.

Agar tidur kita berkualitas maka usahakan menerapkan jadwal tidur yang teratur yang akan mengenali kapan waktu untuk tidur dan bangun. Ciptakan suasana yang menyenangkan, rileks sebelum tidur, misalnya mandi dengan air hangat, mendengarkan musik dll. Selain itu kondisi kamar tidur agar suasananya mendukung untuk tidur.

Suasaa kamar dalam kondisi bersih, sejuk dengan adanya AC dengan suhu 18 sd 24 derajat celcius. hati tenang sebelum tidur. Jika hal ini bisa dilakukan maka tidur yang berkualitas akan didapatkan. Bangun tidur badan akan tetap segar. Meredakan rasa nyeri, memperbaiki suasana hati dan meningkatkan daya pikir dan daya fikir.

Agar kualitas tidur kita bisa diraih, maka jangan sering begadang yang tiada perlunya. Jangan melakukan aktivitas yang membuat mata betah untuk terus begadang. Jangan minum minuman yang membuat tidak mengantuk. Karena jika kurang tidur akan berefek pada kesehatannya. Mari saling menjaga dan merawat kesehatan diri kita sendiri agar penyakit jauh dari kita. Selamat malam, selamat tidur agar mendapatkan mimpi yang indah.

 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan