Mohon tunggu...
Adrian Chandra Faradhipta
Adrian Chandra Faradhipta Mohon Tunggu... Lainnya - Menggelitik cakrawala berpikir, menyentuh nurani yang berdesir

Praktisi rantai suplai dan pengadaan barang/jasa di industri hulu minyak dan gas Indonesia. Penulis buku Horizon (Ellunar Publisher, 2020) dan urun menulis buku antologi puisi Elipsis (Ellunar Publisher, 2020) serta Di Balik Ruang Tanpa Garis Temu (Alinea Publishing, 2020). Pendiri dan penggiat literasi Pojok Baca Muaradua (POBAMA) ***semua tulisan adalah pendapat pribadi terlepas dari pendapat perusahaan atau organisasi. Dilarang memuat ulang artikel untuk tujuan komersial.

Selanjutnya

Tutup

Worklife Artikel Utama

Bos Tipe Macromanagement vs Micromanagement, Mana yang Lebih Baik?

14 Juli 2021   07:58 Diperbarui: 14 Juli 2021   20:33 390 24 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Bos Tipe Macromanagement vs Micromanagement, Mana yang Lebih Baik?
Ilustrasi interaksi pimpinan dan karyawan| Sumber: Shutterstock via Tribunnews

Ini adalah cerita pengalaman saya pribadi yang pernah merasakan dipimpin dan dibimbing dua jenis pimpinan yang menganut dua paham dan metode berbeda dalam memimpin bawahannya. Satunya penganut paham macromanagement sedangkan yang lainnya adalah pengikut paham micromanagement.

Selama dipimpin dan dibimbing mereka berdua saya merasakan betul perubahan yang terjadi baik dari ritme bekerja, pola komunikasi, ruang berkreasi dan berdiskusi, problem solving, dan lain sebagainya.

Lebih jauh, saya pribadi juga pernah menjadi pengikut kedua paham tersebut di waktu yang berbeda pada kondisi yang berbeda juga ketika dulu menjadi pimpinan beberapa organisasi semasa di bangku sekolah atau kuliah bahkan ketika sudah berada di dunia kerja.

Pengertian Macromanagement dan Micromanagement

Micromanagement dan Macromanagement. Sumber: slideplayer.com/slide/6228447/
Micromanagement dan Macromanagement. Sumber: slideplayer.com/slide/6228447/

Macromanagement adalah gaya kepemimpinan yang cenderung enggan campur tangan terlalu banyak sampai tingkat mendetail pada ruang pekerjaan bawahannya, mereka lebih memilih melihat dengan kacamata yang lebih luas akan ide dan gagasan dari produktivitas karyawan atau bawahannya

Seorang macro manager tidak akan cawe-cawe terhadap masalah sepele tentang bagaimana bawahannya menyelesaikan pekerjaannya secara mendetail asalkan mereka dapat memberikan kontribusi dan meningkatkan produktivitasnya secara optimal.

Mereka akan melihat visi yang lebih luas dari sebuah pekerjaan atau kolaborasi dalam sebuah tim. Lebih jauh mereka juga akan memberi ruang yang lebih mandiri bagi bawahan atau karyawannya untuk lebih kreatif dan berpikir kritis tanpa takut untuk dirisak ataupun direnggut kemerdekaannya.

Sebaliknya micromanagement adalah gaya kepemimpinan yang lebih fokus pada rincian, detail, bahkan kuantitas pekerjaan bawahannya.

Tipe kepemimpinan micromanagement tidak segan akan terjun langsung dan mengomentari serta memberi saran kepada bawahannya akan hal-hal kecil yang rinci yang semestinya dilakukan karyawannya demi mencapai kepentingan bersama.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN