Mohon tunggu...
Adolf Isaac Deda
Adolf Isaac Deda Mohon Tunggu... Menulis untuk berbagi

Sarjana teknik sipil, bekerja di perusahaan finance

Selanjutnya

Tutup

Finansial Artikel Utama

Sudah Dapat Kerja atau Buka Usaha, Tak Salah Pertimbangkan Tabungan Plus Asuransi

21 November 2020   21:03 Diperbarui: 22 November 2020   11:56 369 50 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sudah Dapat Kerja atau Buka Usaha, Tak Salah Pertimbangkan Tabungan Plus Asuransi
Ilustrasi (FREEPIK via Kompas.com)

Hanya 2 bulan tabungan saya dipotong, setelah itu ambyar....

Quote di atas itu curcol salah satu karyawan di kantor. Teringat setahun lalu, dia ikutan program tabungan plus asuransi dari bank induk. Perusahaan tempat kami bekerja adalah anak perusahaan dari salah satu bank besar di tanah air, yang merupakan bank induknya.

So, mau tak mau, suka tidak suka, rasanya wajib bagi para orang dalam kudu ikutan. 

Beraneka produk tabungan dan program di Bapaknya perusahaan itu, biasanya dishare dan info ke kami. Kadang juga, sebagai satu manajemen grup, teman -teman dari Bank XXY itu, sebut saja demikian, sowan ke cabang.

Silaturahim dibungkus dengan penawaran, ayo ikut donk...hehe. 

Jadi sejak saya keterima kerja, hari itu juga langsung ditawari sama pegawai banknya. 

"Masnya kan dah gabung, gajinya sekian, ambil donk produk tabungan ini...Bisa buat anaknya, buat ibunya atau buat Masnya juga," masih teringat penawaran Si Mba Cantik berambut lurus berkulit putih, hampir 10 tahun lalu.

Antara ngga enak disodori pilihan seperti itu, ditambah rasa sungkan dan hormat, saya iya kan juga. Memang untuk rekening gaji, harus menggunakan rekening di bank tersebut sehingga para karyawan baru, mesti membuka di sana.

Jadi pegawai banknya bisa sekalian dah, ibaratnya jualan ke orang dalam...hehe.

Setelah buku rekening di tangan, saya akhirnya milih produk tabungan plus asuransi yang kisarannya 3 tahun. Polisnya langsung diserahkan hari itu juga. Milih jangka waktu pendek karena niatnya coba-coba aja.

Pikiran saya sederhana aja. Saya kan baru keterima. Statusnya masih training. Kelar 3 bulan, kalo bagus kinerjanya, naik peringkat jadi karyawan kontrak (probation) selama 1 tahun. Jadi kurang lebih untuk bisa naik tangga ke pegawai permanen (tetap), saya butuh waktu kurang lebih 2 tahun.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
VIDEO PILIHAN