Mohon tunggu...
Achmed Rizal
Achmed Rizal Mohon Tunggu... Achmed Alfa Rizal

Mahasiswa Sport Science - Owner AJ-SPORT Madiun - Pecinta Original Shoes - Futsal and Football

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Giat Protokol Kesehatan di Taman Baca AL-Quran Desa Bedoho bersama Mahasiswa Unipma

13 Februari 2021   10:54 Diperbarui: 13 Februari 2021   11:08 52 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Giat Protokol Kesehatan di Taman Baca AL-Quran Desa Bedoho bersama Mahasiswa Unipma
siswa TPA Desa Bedoho Mematuhi Protokol Kesehatan (Dokpri)

Mahasiswa selalu identik dengan dalam hal akademik, dengan ilmu yang telah di dapat maka kelak diharapkan ilmu tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat luas. Dengan demikian, maka terdapat kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang setiap tahunnya dilaksanakan oleh para mahasiswa maupun mahasiswi. Kuliah Kerja Nyata merupakan suatu bentuk pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat dengan tujuan menumbuhkan kepribadian yang baik, etos kerja, tanggung jawab, kepemimpinan, mandiri maupun kewirausahaan. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata sendiri merupakan agenda tahunan yang wajib ditempuh mahasiswa, tak terkecuali mahasiswa UNIPMA. Dalam melangsungkan program kerja yang telah di wacanakan dari kesepakatan anggota kelompok, maka diharapkan nantinya program kerja yang dberikan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pandemi Covid-19 saat ini masih menjadi bayang-bayang yang menakutkan bagi masyarakat umumnya, terlebih virus yang berasal dari Kota Wuhan di China ini membuat pandemi secara global dan tak terkecuali Indonesia. Kini, Jumlah Positif Covid-19 di Indonesia menunjukkan angka 1,18jt orang sehingga menempatkan Indonesia urutan ke-19 di dunia dengan jumlah terkonfirmasi positif terbanyak dan tertinggi dalam wilayah Asia Tenggara. Dengan kondisi seperti itu, maka banyak sektor yang terkena dampaknya, salah satunya adalah dunia Taman Pendidikan AL-Quran.

Terdapat beberapa lokasi Pembelajaran membaca Al-Quran di Desa Bedoho, mulai dari Masjid hingga rumah pribadi manjadi tempat berlangsungnya belajar mengajar. Masjid Jami’ Nurul Jannah yang berlokasi di RT 002 RW 001, Desa Bedoho, Jiwan,  Kab. Madiun ini merupakan salah satu tempat atau Masjid  yang memiliki siswa terbanyak dengan jumlah 40 anak. Terdiri dari putra dan putri dari berbagai latar belakang jenjang pendidikan, mulai tingkat SD hingga SMP.

sambutan Ustadz Hartono selaku Pengurus dan Pengajar Taman Pendidikan Al-Quran Desa Bedoho (Dokpri)
sambutan Ustadz Hartono selaku Pengurus dan Pengajar Taman Pendidikan Al-Quran Desa Bedoho (Dokpri)

Ustadz Hartono selaku pengurus sekaligus pengajar TPA Masjid Jami’Nurul Jannah menuturkan “kurang lebih ada 40 anak dan kami ajarkan mulai dasar Iqro, Al-Quran hingga kitab kuning” imbuhnya. Selain itu yang membuat kami semakin takjub adalah semua kegiatan TPA Masjid Jami’Nurul Jannah ini tidak membayar alias gratis tanpa iuran apapun. Pandemi memang masih melanda negeri ini, namun semangat anak-anak dalam belajar Al-Quran patut di apresiasi. Jadwal mengaji di Masjid Jami’ Nurul Huda adalah setiap hari Senin-Jumat dan Minggu, pukul 15.30 WIB / selesai sholat ashar.

Penyerahan Peralatan Kesehatan Mahasiswa Unipma kepada Pengurus sekaligus Pengajar TPA Desa Bedoho (Dokpri)
Penyerahan Peralatan Kesehatan Mahasiswa Unipma kepada Pengurus sekaligus Pengajar TPA Desa Bedoho (Dokpri)

Pandemi bukan alasan untuk berhenti belajar, salah satunya belajar agama dengan membaca Al-Quran. Selanjutnya mahasiswa unipma yang terdiri dari 5 orang mesosialisasikan dan mengajarkan akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan yang bertujuan mencegah, menanggulangi, meminimalisir dan memutus rantai penyebaran wabah pandemi virus covid-19 ini dengan cara membagikanperalatan kesehatan, contohnya, masker, hand wash, face shield. “Dengan melihat semangat adik-adik dalam menimba ilmu agama khususnya membaca Al-Quran layak kita apresiasi dengan membantu memenuhi kebutuhan terkait protokol kesehatan, agar dalam pelaksanaan belajar mengajar lebih aman,” Ungkap Achmed. Bisa dikatakan kegiatan TPA di Masjid Jami’ Nurul Jannah ini sangatlah baik, karena protokol kesehatan tetap dijalankan dengan semestinya, misal pysical distancing, cuci tangan sebelum memasuki area Masjid dan membawa peralatan mandiri seperti meja Al-Quran, dll.

VIDEO PILIHAN