Mohon tunggu...
Hanif Ahmad
Hanif Ahmad Mohon Tunggu... Penulis Buku Cerita Mang Nata, Bekerja di Pastry Kitchen

Menasehati diri sendiri sambil sharing untuk persahabatan, IG (@abukalfa), FB/Twiter (Hanif Ahmad), Siaga Donor Gol A

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Musyawarah Orang yang Saleh

4 Juni 2020   07:02 Diperbarui: 4 Juni 2020   07:01 13 1 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Musyawarah Orang yang Saleh
Ilustrasi Abah Nata (Foto: hanifahmad)

Anah Lajnah :
Abah nata, seberapa penting, bahwa diantara orang-orang soleh itu harus terpimpin ?.

Abah nata :
Orang-orang soleh itu sudah otomatis dalam kehidupan mereka akan terpimpin. Jangankan dalam urusan yang besar. Dalam urusan 2 orang saja, maka salah satunya harus ada pemimpin. Ini sebuah bukti bagaimana pemimpin itu harus ada dan ketaatan juga harus ada. Jika dalam hubungan 2 orang saja, sudah diputuskan salah satunya adalah pemimpin. Maka yang satunya lagi tinggal melaksanakan ketaatan.

Anah lajnah :
Kalau begitu, dimana letaknya musyawarah kalau yang satu orang tersebut hanya untuk taat saja, Abah ?.

Abah nata :
He he he, musyawarahnya orang-orang soleh adalah musyawarah dalam ketaatan. Bukan musyawarah mengedepankan berdebatan, bukan musyawarah untuk ajang mempertahankan pendapat. Ini artinya setiap anggota musyawarah karena kesolehan yang lebih kuat. Maka segala usul atau masukan diposisikan dengan keikhlasan bahwa jika tidak diterima juga bukan masalah penting. Tetapi urutan utamanya adalah ketaatan kepada pemimpin itu. Jadi sangat jauh, akan timbulnya perdebatan atau ngotot mempertahankan pendapat. Bahkan sangat jauh akan menyinggung kepada orang lain.

Anah lajnah :
Begitu ya abah.......?

Abah nata :
Orang-orang soleh itu sangat memahami sekali posisi hirarki dalam musyawarah itu. Semangat terpimpin itu lebih kuat bahwa ia tidak mengutamakan pendapatnya. Tetapi lebih mengutamakan dan penghormatan kepada pemimpinnya. Kalau kondisi ini bisa ditegakan, maka dalam musyawarah terpimpin itu tidak akan ada berdebatan. Malah akan semakin mudah diambil keputusan. Karena setiap peserta musyawarah sangat mengedepankan ketaatan dan penghargaan kepada pemimpinnya.

Anah lajnah :
Apakah kepemimpinan itu hanya dalam musyawarah saja abah ?.

Abah nata :
Ya tidak anah, Jika dalam musyawarah itu terpimpin. Maka untuk selanjutnya tetap terpimpin, dalam pelaksanaan program juga tetap terpimpin.

Anah Lajnah :
Jadi ciri orang-orang soleh itu. Dalam musyawarah mereka tetap terpimpin. Maka untuk langkah selanjutnya mereka pun tetap terpimpin ya abah ?.

Abah nata :
Seratus buat anah..!!!

(Cerita abah nata)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x