Mohon tunggu...
Aura
Aura Mohon Tunggu... Freelancer - Pekerja lepas

Menulis supaya tidak bingung.

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan Pilihan

Menyaksikan Peristiwa Penyerbukan di Laboratorium Hidup

16 Juli 2021   16:39 Diperbarui: 16 Juli 2021   18:14 143 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menyaksikan Peristiwa Penyerbukan di Laboratorium Hidup
Penyerbukan oleh hewan sebagai perantara. Sumber gambar: dokumentasi pribadi

Pekan ini, saya beberapa kali mendapati kumbang sedang melakukan penyerbukan di bunga-bunga Vitex trifolia L atau ai laga atau legundi di halaman rumah yang sedang lebat-lebatnya. Dalam istilah biologi, peristiwa itu disebut sebagai penyerbukan hewan atau zoidiogami, yaitu penyerbukan yang terjadi pada tumbuhan karena bantuan hewan sebagai perantaranya, seperti kupu-kupu, lebah, kelelawar, bekicot, dan burung.

Secara umum, terdapat beberapa jenis penyerbukan, yaitu penyerbukan sendiri (autogami), penyerbukan tetangga (geitonogami), penyerbukan silang (alogami), penyerbukan bastar (hybridogamy).

Tanaman vitex trifolia yang dikerubuti kumbang itu memiliki salah satu ciri yang membuat kumbang membantu penyerbukannya, yaitu warna mahkota yang mencolok. Warna bunga Vitex trifolia ungu cerah. Selain itu, hewan-hewan juga biasa mencari bunga bermahkota besar, memiliki bau yang khas, dan memiliki kelenjar nektar.

Vitex trifolia saya bawa dalam bentuk fresh cutting beberapa tahun lalu dari tanah Flores. Sebelumnya, saya mengira tanaman tersebut adalah tanaman endemik khas Flores, ternyata beberapa kerabat di Jawa sudah mengetahuinya lebih dulu sebagai tanaman legundi.

Vitex trifolia bermanfaat sebagai tanaman obat. Dedaunannya bisa dijadikan obat herbal-tradisional pembunuh kuman, obat cacingan, tipes, pereda kejang, dan penormal siklus haid (sumber). Ketika mengunjungi Kota Maumere, Kabupaten Sikka di tengah pandemi, beberapa orang menyarankan saya untuk mandi air rebusan ai laga -- begitu orang Sikka menyebutnya -- untuk membuat badan bersih dan segar. Ternyata dampaknya pada tubuh enak dan nyaman. Badan menjadi kesat dan beraroma khas.

[Baca juga: Serial Karantina Mandiri #1: Bagai Berada di Medan Perang]

Air rebusan Vitex trifolia dapat dikonsumsi untuk mendinginkan perut yang panas akibat berbagai penyakit. Rasa air rebusannya pahit, pedas halus, dan akan memberi efek sejuk pada organ pencernaan.

Tanaman Vitex trifolia mudah dibudidayakan karena ia tidak rewel. Memperbanyaknya hanya tinggal "tongcap" alias potong-tancap batangnya di media tanam yang tidak terlalu basah. Saya merasakan manfaat yang besar setelah menjadikan Vitex trifolia menjadi bagian dari kebun TOGA saya. Selain bermanfaat sebagai obat herbal, bunga-bunga ungunya juga indah untuk penghias halaman rumah.

Tanaman Vitex trifolia akan banyak menghasilkan bunga yang rimbun jika ditanam di lahan yang mendapat limpahan sinar matahari. Kumpulan bunga Vitex trifolia yang ungu dan menjuntai sungguh enak dipandang.

Bunga-bunga Vitex trifolia mengundang kumbang yang akan melakukan penyerbukan di mana putik dibuahi oleh serbuk sari. Taman bunga di halaman rumah dapat menjadi laboratorium lingkungan hidup untuk menyaksikan peristiwa penyerbukan. Cocok untuk pendidikan alternatif bagi anak-anak di masa pandemi. Kumbang-kumbang mungil itu membuat kita semakin menyadari bahwa keberadaan makhluk kecil adalah bagian dari rantai kehidupan yang memiliki fungsi masing-masing.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN