Mohon tunggu...
Syarofadlillah_17
Syarofadlillah_17 Mohon Tunggu... Be a Nutritionist and dietisien

Gizu 19 Youtube : 1.https://www.youtube.com/channel/UCl-nObhpoihytApUGlmslPw 2. https://www.youtube.com/channel/UCwFZUn2nk4lamKs25l9rXkg

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Ciri-Ciri Bahasa Masyarakat Sorong Papua Barat, Miripkah?

1 Desember 2020   12:45 Diperbarui: 1 Desember 2020   12:47 51 1 0 Mohon Tunggu...

Sebelum membaca artikel ini yukk baca juga artikel sebelumnya mengenai "Proses Terbentuknya Bahasa di Dunia dan Faktor-faktornya".

Oleh Syarofah Fadlillah

Dosen Bahasa Indonesia Rudi Umar Susanto S.pd., M.Pd

Saat ini Bahasa Indonesia telah berkembang, khususnya di wilayah Sorong Papua Barat. Saya merasakan sendiri adanya berkembangan itu terjadi, seiring bertambahnya pendatang di wilayah Sorong papua barat, disitulah perkembangan terjadi. Orang-orang pendatang yang menetap tinggal untuk mencari nafkah,  mereka harus bisa  lebih banyak memakai bahasa indonesia yang baku ketimbang bahasa daerah, mengapa? Hal ini dikarenakan bahasa papua barat khususnya sorong mencampurkan bahasa daerah dengan Indonesia namun lebih banyak bahasa indonesia yang digunakan seperti pada penyebutan kata sambung, tanya, kerja dan benda  yang tetap memakai bahasa Indonesia baku, contohnya dimana, ke, dari mana, bagaimana, bagus, cantik, pena, buku, dan lainnya. 

Bahasa daerah di sorong lebih mengutamakan kata yang singkat dan pengaturan nada suara karena dapat mengubah arti atau maksud yang ingin disampaikan pembicara, contoh dari bahasa daerah sorong yang bercampur dengan bahasa indonesia yaitu "sa pu pena dimana? Kam yang sembunyikan to!(menuduh)" artinya "saya punya pena dimana? pasti kalian yang sembunyikan". ada pun kalimat bahasa, nada yang mengubah makna contohnya "Wiih bagus apaaa! (yang diucapkan dengan nada suara tinggi)" artinya sebagai pernyataan "Wah bagus sekali!". Selain kesingkatan kata serta penyampaian nada bahasa, yang membedakan bahasa Masyarakat sorong dengan bahasa lainnya yaitu bahasa sorong mengutamakan penempatan letak serta pronauntiation/pengucapannya, contoh kalimat dari penempatan letak, "kasih selesai sudah!" kata sudah diakhir kalimat sebagai penegasan suatu perintah artinya "sudah, selesaikan saja". Sedangkan contoh kata dari pronauntiation atau pengucapan kata "helm" menjadi "helem". terlihat perbedaannya bahwa pengucapan huruf e pada helm dengan memakai bahasa daerah sorong papua, diucapkan lebih lebar dan jelas namun maknanya tetap sama.         

Orang yang merantau dari daerah sorong ke daerah Jawa akan belajar menggunakan bahasa jawa karena di wilayah itu orang-orangnya lebih sering menggunakan bahasa daerah di kesehariannya. Namun berbeda jika datang ke Sorong papua barat, pendatang dari daerah Jawa yang di daerahnya lebih sering memakai bahasa jawa tetapi ketika datang ke sorong mereka akan mengubah bahasanya menjadi bahasa Indonesia baku bercampur dengan bahasa daerah sorong papua barat. Dengan kondisi inilah yang menjadikan bahasa indonesia lebih sering digunakan dan dapat berkembang juga tidak akan pernah hilang dari indonesia, karena merupakan simbol dan bahasa pemersatu dari suatu bangsa yakni Indonesia. Oleh karenanya jangan pernah bosan dan malas untuk belajar bahasa indonesia karena bahasa inilah yang menyatukan orang-orang dari wilayah yang berbeda di Indonesia, juga sebagai alat komunikasi formal serta nasional.          

VIDEO PILIHAN