Mohon tunggu...
Ibnu Karm
Ibnu Karm Mohon Tunggu... Guru - Guru

Biasa saja

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

PENYEBAB KETIDAK BERHASILAN PENDIDIKAN TERHADAP ANAK

29 Januari 2011   13:25 Diperbarui: 26 Juni 2015   09:04 311
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gadget. Sumber ilustrasi: PEXELS/ThisIsEngineering

Sungguh betapa memprihatinkannya keadaan pendidikan di Indonesia ini, berbagai macam metode sudah dikeluarkan oleh para pakar pendidikan di Indonesia bahkan berapa kali kita ganti Kurikulum ada yang namanya KBK, KTSP dll, tapi itu semua tidak membuahkan hasil yang signifikan bagi perkembangan pendidikan di Indonesia, malah keaadaan pelajar kita semakin lama semakin parah, buktinya sajah banyak sekali kelakuan para pelajar yang melebihi batas dan bahkan sampaai berbuat kriminal, apalagi tauran yang hampir setiap hari terjdi dan bukan hanya pelajar perkotaan tetapi para pelajar di kampung-kampung pun sudah mulai terjangkit virus kriminal pelajar ini.

Sepertinya kita harus mulai respek dengan ancaman tersebut, karena mereka merupakan bagian dari penerus Bangsa kita, bahkan mungkin mereka tetangga kita, saudarakita atau mungkin anak kita yang tidak pernak kita awasi dalam pergaulannya. Oleh sebab itu mulailah kita bercermin dan mengkoreksi diri, karena kita semua merupakan bagian dari pendidik bagi mereka.

Ada beberapa faktor utama  yang mempengaruhi jiwa mereka sehingga mereka berbuat seperti itu, dan diantara faktor tersebut adalah :

1. Keluarga (Orang Tua)

Orang tua merupakan guru pertama dalam kehidupan setiap manusia, mengapa demikian ? Itu karena Orang tua lah yang pertamakali melakukan interaksi dengan jabang bayi, dari mulai di dalam kandungan sampai si anak dapat berjaalan dan berinteraaksi langsung terhadap lingkungannya. Bagaimana cara oraang tua mendidik si anak, bagai mana cara orang tua mencontohkan hal yang baik kepada anaknya, apa yang telah diajaarkaan terhadap anaknya, apakah sesuai antara ucapan orang tua terhadap anak dengan tingkahlakunya. dan tidaklaah mustahil ketika orang tua mengaajarkan anak untuk shalat tetapi orang tuaanya tidak mengerjaakannya dan si anak membantah dengan kata-kata "Bapak aja engga Shalat, ngapain Bapak nyuruh-nyuruh saya untuk Shalat, Bapak aja ngeroko, kenapa saya engga boleh" dsb.

Tidak hanya sebatas itu peran orang tua dalam mendidik anak. Saya jadi ingat Curhat orang tua siswa kepada saya, dia bilang saya sudah mengaajarkan anak saya hal yang baik-baik, saya juga sudah mencontohkan anak saya dengan peraangai baik didpannya tetapi kenapa anak ini selalu melawan dan membantah kepada saya, lalu saya bilang "maaf bu .... dalam mendidik anak itu memang sangat sulit dan penuh ujian keimanan mangkanya kita harus sabar dan banyak faktor yang membuat anak itu berlaku tidak baik, baik faktor Eksternal maupun faktor internal, seperti yang terlihat dan yang kita sadari seperti lingkungan pergaulan bahkan yang kita tidak sadari dan sangaat lembut dan samar sekali yaitu makanan yang kita berikan ke anak dan menjadi darah dan daging dalam tubuhnya apakaah halal, subhat, atau haram, karena itu sangaat mempengaruhi anak" lalu ibu itu terdiyaam. dan mssih banyak lagi.

2. Lingkungan

Lingkungan sangatlah berpengaruh terhadap perkembangan jiwa anak, karena seorang anak ketika mereka sudah mulaai besar dan mulai dapat bersosialisasi dengan lingkungan, maka lingkunganlah yang paling dominan mempengaruhi jiwa anak dibanding orang tua, contohnya : Apakah orang tua pernah mengajarkan anak kita berbicara kotor' dan berbicara dengan bahasa ragunan', tetapi sering orang tua kaget mendengar anaknya mengucapkannya ketika anak kesal terhadap teman mainnya. Oleh karena itu orng tua wajib waspada dan memberikan lingkungan yang baik terhadap anak, setidaknya memantau anak dari negatifnya lingkungan sekitar.

3. Guru (Ketika di Sekolah)

Tidak ketinggalan, profesi seorang guru memang berat bagi segelintir orang, dan sangat ringan bagi kebanyakan orang. Mengapa demikian?

* berat ketika seorang guru mengerti tugasnya dengan baik

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun