Kemana TKI Melampiaskan Hasrat Seksualnya?

09 Juli 2012 07:17:13 Dibaca :

Kerja jauh di luar negeri berbulan-bulan bahkan tahunan bagi para TKI bukanlah hal mudah. Rasa rindu pada keluarga dan orang-orang yang dicintainya di Indonesia bisa muncul setiap saat. Kalau masalah komunikasi untuk jaman ini sangat mudah seperti lewat SMS, telpon, chating lewat internet. Tapi kalau komunikasi untuk urusan "bawah perut", ini yang perlu solusi yang baik, terutama bagi TKI yang sudah menikah atau berkeluarga.

Dari beberapa obrolan dengan teman-teman TKI di kota Dammam ini, yang berasal dari berbagai macam profesi, seperti supir, karyawan toko, perusahaan dan lain-lain, saya dapat informasi menarik, kebanyakan dari mereka melampiaskan syahwatnya dengan sex solo (meminjam istilah kompasianer RDP). Ini berlaku pada TKI yang masih bujangan ataupun sudah menikah. Onani merupakan jalan yang paling "aman" menurut mereka jika hasrat seksualnya muncul. Bagi yang masih bisa menahan diri atau dengan alasan takut dosa, biasanya menyibukan diri dengan pekerjaan, dengan menambah jam lembur agar tenaga dan pikirannya terfokus pada pekerjaan. Ada juga teman yang disini menikah dengan TKW kaburan, walau sudah punya istri dikampung halaman. Dan yang paling parah dan tidak patut ditiru TKI yang melampiaskan nafsunya dengan berzina dengan TKW pembantu rumah tangga atau TKW kaburan. Untuk kasus seperti ini, walau kebenarannya sulit dibuktikan, namun menjadi rahasia umum dikalangan tenaga kerja disini. Saya sendiri bersyukur bisa kerja di Saudi sini, pada waktu pertama datang tepat awal bulan ramadhan dan cuaca yang sedang panas-panasnya pada bulan Agustus tahun lalu, sehingga urusan seks bisa diredam dengan puasa dan menyesuaikan diri dengan panas yang ekstrim. Juga dengan hukum syariahnya yang lumayan ketat membuat hal-hal yang dapat merangsang birahi, cukup dapat dieliminir. Seperti wanitanyakeluar rumah dengan pakaian tertutup. Wanita dan pria yang bukan mahramnya berduaan di tempat umum bisa ditangkap polisi syariah. Berani memperkosa harus siap dipancung lehernya bila ketangkap, dan cukup susah mengakses gambar atau situs porno diinternet. Hampir semua gambar wanita telanjang atau film porno diblokir. Dan untuk saat ini, saya beruntung punya istri kedua, jika hasrat bercinta datang saya cukup melampiaskan pada istri keduaku yang selalu siap melayani kapan saja. Aku cinta kamu Kompasiana, kau cukup bisa diandalkan untuk melayani hasratku... Dammam, 9 Juli 2012

Teguh Suprayogi

/www.warungaqiqah.com

TERVERIFIKASI (BIRU)

Therapist di Saudi Arabia
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?