Fuad Baradja: "Siapa Bilang Rokok Nggak Bisa Bikin Kaya..?!

06 Desember 2012 00:27:13 Dibaca :
Fuad Baradja: "Siapa Bilang Rokok Nggak Bisa Bikin Kaya..?!
-

Seorang pelayan restoran yang saya terapi untuk berhenti merokok mengaku merokok 2 bungkus per hari selama 20 tahun. Saya katakan bahwa dia sudah membakar sekitar Rp 140 juta! Setelah ikut menghitung dia tercengang. Saya tanya, “Apa kamu punya rumah?” dia menggeleng. “Mobil?” dia menggeleng lagi. “Motor?” dia menggeleng juga. Saya katakan bahwa yang punya pabrik rokok sekarang sudah menjadi orang terkaya di Indonesia. Dia pun mulai menangis. Pak Saiful, penjual sate ayam madura yang mangkal di jalan Jatiwaringin adalah seorang perokok berat. Suatu hari saya tidak melihatnya di warung. Kata istrinya, beliau sakit jantung dan sempat dirawat di RS dengan biaya Rp 22 juta. Bulan lalu saya mampir lagi. Warungnya sudah tidak ada. Kata tetangganya, mereka pindah ke depan Giant setelah Pak Saiful meninggal. Ya Allah, mengapa banyak orang miskin yang harus dikorbankan? David Goerlitz, bintang iklan rokok produksi RJ Reynolds di Amerika, pernah bertanya kepada seorang eksekutif di perusahaan tersebut, “Mengapa para karyawan di perusahaan tersebut tidak merokok?” Mau tahu jawabannya? Sang eksekutif menjawab, “We don't smoke that shit. We just reserve the right to sell it to the young, the poor, the black, and the stupid; Kami tidak mengonsumsi barang hina itu. Kami hanya mempunyai hak untuk menjualnya kepada para pemuda, orang miskin, orang berkulit hitam, dan orang bodoh.” Ini beberapa tulisan status di facebook milik Fuad Baradja yang dikumpulkan menjadi sebuah buku dengan judul "Siapa Bilang Rokok Nggak Bisa Bikin Kaya..?!" Tentu bagi sebagian besar pembaca dan kompasianer tahu siapa penulis buku ini. Ya beliau mantan bintang sinetron TV tahun '90an yang terkenal lewat cerita komedi Jin dan Jun, berperan sebagai bapaknya si Jun yang diperankan oleh Syahrul Gunawan.

13547533361104659803
Beruntung saya di add pertemanan di facebook oleh pak Fuad Baradja ini beberapa bulan yang lalu, saya jadi tahu ternyata ia seorang pejuang anti rokok yang cukup gencar serta konsisten untuk mengkampanyekan bahaya merokok. Bukan hanya lewat tulisan saja, tapi sudah terjun langsung ke masyarakat, terutama perokok dari kalangan muda, tua hingga wanita hamil yang masih doyan merokok. Tentu banyak tantangan dalam mengkampanyekan hal ini, mengingat jumlah para perokok di indonesia yang masih cukup tinggi, dan di tengah industri rokok yang dianggap memberikan pajak penghasilan yang lumayan besar hingga masih banyak masyarakat yang bekerja pada industri rokok ini. Namun dengan banyaknya dukungan terhadap gerakan anti rokok ini, Fuad Baradja tetap semangat untuk menyuarakan bahaya merokok ini di masyarakat. Lewat buku "Siapa Bilang Rokok Nggak Bisa Bikin Kaya..?!", terbitan ProU Media ini sama sekali bukan untuk mendiskreditkan para perokok, tapi sebaliknya berusaha memberi pemahaman yang benar kepada semua pihak, baik perokok aktif maupun pasif. Hadirnya buku ini juga bermaksud membantu orang-orang yang tengah terjajah dan terzalimi oleh adiksi nikotin dan para cukong rokok. Untuk memberikan gambaran yang utuh, buku ini dilengkapi dengan fakta-fakta tak terbantahkan di lapangan sehingga sangat layak untuk dijadikan pembuka cakrawala berpikir kita. Selamat menyusuri jejak-jejak kebenaran! Terima kasih pak Fuad Baradja yang telah memberi izin membagi pengalaman. Saya dukung dengan men-share tulisan-tulisan bapak dalam gerakan anti rokok. Dammam, 06/12/2012 .

Teguh Suprayogi

/www.warungaqiqah.com

TERVERIFIKASI (BIRU)

Therapist di Saudi Arabia
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?