Ikut Seleksi Pramugara

11 Juni 2012 11:08:28 Dibaca :

Beberapa hari yang lalu saya mengikuti seleksi penerimaan cabin crew tadinya saya sudah malas untuk mendatangi karena saya pikir usia saya yang sudah 34 tahun tidak mungkin untuk diterima untuk cabin crew tapi sehari sebelum seleksi cabin crew saya mengobrol dengan teman saya di media sosial di internet dan teman saya menyarankan untuk datang menghadiri seleksi cabin crew akhirnya saya tekatkan niat saya untuk ikut seleksi pramugara (cabin crew).

Sebelumnya saya mengobrol juga dengan teman di dunia maya pada media sosial di internet saya menanyakan kepada teman di dunia maya yang berprofesi sebagai pramugari (cabin crew) dalam pembicaraan saya menanyakan apakah di usia saya yang ke 34 ada kesempatan untuk menjadi pramugara (cabin crew) dan jawabannya memuaskan 100% peluang pada usia 34 untuk menjadi pramugara masih terbuka lebar artinya masih sangat bisa dengan jawaban yang diberikan teman saya didunia maya membuat saya senang dan akhirnya saya mengikuti seleksi pramugara (cabin crew) dan yang membuat saya percaya diri sepengetahuan saya untuk calon pramugara / pramugari tinggi menjadi penilaian penting sedangkan tinggi saya 175 cm lebih dan menurut saya dengan tinggi saya yang 175 cm dengan berat 85 kg sudah melebih syarat untuk syarat ketinggian tubuh dan dengan badan yang tinggi maupun badan yang tidak kurus mungkin kalau badan saya kurus hasilnya saya akan minder dan dengan hal kedua itulah membuat kepercayaan diri saya meningkat.

Sebelum mencapai tempat seleksi pramugara (cabin crew) saya mempersiapkan diri seperti membawa CV, Foto 4 x 6 dan foto seluruh badan dan untuk mencapai tempat seleksi cabin crew saya menggunankan angkot atau kendaraan umum dan sesampainya di tempat seleksi saya mengintip CV peserta yang ada di depan saya maupun di belakang saya yang umurnya masih 24 tahun atau umurnya lebih  dalam hati saya tidak ada ketakutan atau pesimis dalam mengikuti seleksi cabin crew tersebut dan akhirnya pada waktunya saya harus diinterview dengan waktu yang relatif singkat penginterviewnya sangat enak tapi untuk lolos seleksi saya tidak terlalu berharap.

Sepulang dari proses seleksi pramugara (cabin crew) saya membeli koran karena saya harus mempersiapkan kalau saya tidak diterima di pekerjaan cabin crew saya mempunyai pekerjaan cadangan yang saya dapat dari hasil melamar kerja di koran karena selama menganggur saya rutin membeli koran di hari sabtu dan minggu serta rutin melamar kerja baik dari media surat kabar / koran ataupun dari media internet.

Intinya saya mempersiapkan dengan melamar kerja ke berbagai perusahaan dengan harapan sebagai cadangan apabila pekerjaan yang satu tidak menerima saya dan cadanganya ada pekerjaan yang lain yang menerima saya dan mempersiapkan stamina / fisik saya agar ketika diterima kerja kondisi badan dalam keadaan yang bagus biasanya kalau diterima kerja berat badan saya berkurang mungkn berkurang berat badannya bisa drastis seperti berat badan saya saat ini 85 kg mungkin bisa turun sekitar 7 kg atau 8 kg mungkin karena saya memikirkan kerjaan atau konsentrasi sama kerjaan, kalaupun saya tidak diterima sebagai pramugara (cabin crew) saya harus mencari pekerjaan yang lain apakah sebagai customer service, administrasi, kasir, call centre, dll pada akhir kata saya ingin mengucapkan selamat berjuang untuk teman teman yang belum mendapatkan pekerjaan seperti saya.

Taufiq Rilhardin

/www.taufiqtravel.com

Taufiq Rilhardin lahir di jakarta tanggal 29 april 1978 dan sekarang tinggal di meruya selatan, kembangan, jakarta barat
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?