Wans Sabang
www.kompasiana.com/wanto_sabang

TERVERIFIKASI

Take nothing but picture, Kill nothing but time, Leave nothing but footprint
Kompasianer sejak:
24 July 2010
Tulisan : 116 artikel
Komentar : 389 tanggapan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Catatan Harian

Negeri Tanpa Duka (Menapaki Jalan Cinta Tuhan)

Negeri Tanpa Duka Menjadi sebuah pertanyaan yang terus mengusik penulis. Mungkinkah sebuah puisi bisa ditafsirkan bukan oleh si pembuat puisi itu sendiri?. Pendapat penulis, sebuah ...

OPINI | 22 December 2012 11:47

219   0   dibaca 1 inspiratif

Puisi

Stasiun Terakhir

Kutunggu saja kereta keranda sang penjemput. dibangku panjang stasiun terakhir. Berharap,ini bukan penantian melelahkan. Tuhan, Jangan Kau tanya tentang rindu. Surat-surat cinta-Mu t’lah kubaca habis. Jangan Kau tanya tentang hikmah. Yang aku ...

FIKSI | 10 December 2012 20:56

114   0   dibaca 2 inspiratif

Puisi

Dalam Sunyi, Aku Merindu-Mu

Saat bintang jatuh kuda kuda liar dikejar bayang dan kegilaan. Saat bintang jatuh napsu di kekang tinggal hasrat dan kesakitan. Saat bintang jatuh langit hilang ditelan gelap dan kematian. Saat bintang jatuh kuda kuda liar dikekang cahya bulan dan remuk ...

FIKSI | 10 December 2012 20:02

126   0   dibaca 2 inspiratif

Puisi

Sunyi Dalam Ramai

Hiruk pikuk ramai mereka membicarakan-Mu di mimbar-mimbar karnaval, seminar-seminar mewah dan tabligh-tabligh akbar. Sibuk mendefinisikan-Mu, serius merumuskan harmonisasi hubungan dengan-Mu. Melalui pengeras suara mereka teriakkan do’a-do’a yang ...

FIKSI | 9 December 2012 20:00

108   3   dibaca 1 inspiratif

Catatan Harian

Syair Cinta Rumi (Menapaki Jalan Cinta Tuhan)

Syair Cinta Rumi Adakah cinta yang lebih cinta dari pada “mabuk” cinta kepada Tuhan?. Segala cinta yang lain akan pucat pasi, merasa rendah diri dan tak berharga ...

OPINI | 9 December 2012 17:54

917   0   dibaca 2 inspiratif

Puisi

Mengenal Mu

Allah, Engkau Tuhan yang menenggelamkan kefakiranku dalam Maha Cukup-Mu. Membuang kelemahanku dalam Maha Kuat-Mu. Menghapus ketidak berdayaanku dalam Maha Kuasa-Mu. Pantaskah ku mengaku mengenal Mu?. Jika dunia masih ku ...

FIKSI | 6 December 2012 18:40

135   0   dibaca 1 inspiratif

Cerpen

Kesabaran Nabi Ayub

Aroma kasturi tercium dari setiap hela nafas lelaki itu kala ia tak pernah berhenti memuja-Nya. Walau bau amis menyengat dari luka mengoreng disekujur tubuhnya. Tuan, mintalah kepada ...

FIKSI | 6 December 2012 07:30

145   0   dibaca Nihil

Puisi

Kasih Mu

Dawai hati yang Kau petik. Lagu cinta yang Kau tiupkan. Di antara pagi yang jernih dan satu malam dengan seribu misteri… Aku menggapai, mengembarakan hati. Satu ayat Mu yang ku baca, Kau ...

FIKSI | 4 December 2012 20:17

61   0   dibaca 1 inspiratif

Puisi

Makrifat Mu

Detak jantung ku memuji Mu, ahad, ahad, ahad. Bunyi desir aliran darah ku mengalir ke jantung Mu. Helaan nafasku memanggil asama Mu, adakah kuasa diatas segala kuasa Mu?. Engkau lah ...

FIKSI | 4 December 2012 17:56

139   0   dibaca 2 inspiratif

Puisi

Demi Waktu

Wal ashri … (1) demi detik-detik yang terus mengalir tak kembali. Wal ashri … demi detak-detak jantung yang terus menerus berpacu. Adakah kita yang bisa melumpuhkan waktu?. Seolah t’lah kita ...

FIKSI | 3 December 2012 09:43

107   0   dibaca Nihil
1 2 3 ... 12 Next »

Subscribe and Follow Kompasiana: