HEADLINE HIGHLIGHT

Angkutan Masal Kereta Bawah Tanah

16 September 2012 02:21:26 Dibaca :
Angkutan Masal Kereta Bawah Tanah
Pengumuman penerimaan lowongan kerja di tengah-tengah sulitnya mencari kerjaan . Photo by Syaripudin Zuhri.

Anda susah mencari kerjaan? Ada penawaran yang menarik dari dari pemerintah Rusia yang menangani perhubungan, kalau di kita termasuk kedalan dirjen perhubungan darat yang bernaung di dalam kementerian perhubungan RI, nah di Rusia bila ada lowongan kerja disebarkan berupa pamlet atau brosur yang ditempel di tempat-tempat umum dengan sistem management terbuka termasuk gaji yang di dapat seorang pegawai yang sedang direkurt. Ketika sedang jalan-jalan saya menemukan sesuatu penawaran yang menarik dari pihak pengelola angkutan massal, metro( kereta bawah tanah/subway) yang menawarakan gaji yang sangat menarik bagi seorang masinis kereta api, tepatnya kereta listrik, karena tenaga peneggeraknya bukan lagi batubara seperti di film-film koboynya AS, tapi sudah menggunakan tenaga nuklir, sehingga berapa energi yang diperlukan tak menghambat jalannya kereta kereta bawah tanah. Makanya Anda bisa membayangkan betapa kereta bawah tanah ini menjadi angkutan yang sangat favorit bagi warga Moskow dan sekitarnya, dan manusia yang dapat diangkutnya tak main main dalam setiap harinya, di hari-hari kerja tak kurang dari empat juta orang bergarak dan diangkut dalam transfortasi di dalam tanah ini! Sungguh luar biasa, tanpa hambatan, tanpa gangguan, tanpa macet dan tepat wakatu! Dan waktu pergerakan di hari kerja dari satu kereta ke kereta lainnya dengan interval yang pasti antara 3-5 menit!

13477602371833519747
Rusia dalam membangun metronya tak main-main, tidak asal-asalan, seni arsitekur yang apik, indah dan menari, padahal di dalam tanah yang tidak terlihat di permukaan tanah. Ini stasiun metro Arbat. Photo by Syariudin Zuhri.
Dan sangat luar biasa, dengan jarak tempo interval sedekat itu, tak pernah terdengar kereta di dalam tanah tabrakan! Tak pernah terdengar ada kereta yang terbalik dan tak pernah terdengar ada kereta yang mogok di tengah jalan dan menghambat lajunya penumpang yang akan pergi atau pulang kerja, semuanya di buat lancar selancar-lancarnya dan bayarnya pun relatif sangat murah, kurang dari satu dollar sekali naik dan berlaku pada seluruh stasiun tanpa ganti tiket lagi, asal tidak naik ke luar kota(maksudnya ke atas permukaan tanah) jadi selam masih di dalam tanah dan masih begerak dalam satu stasiun ke stasiun lain, bebas dan hanya bayar satu kali saja, dan kalau Anda suka seharian Anda bisa main di dalam setiap stasiun metro ke stasiun metro lainnya dengan hanya sekali bayar, 28 rubel saja! Kembali kepada penawaran kerja menjadi masinis. berapa yang ditawarkan? Ternyata fantantis, seorang pegawai atau masinis kereta api sejak pertama kali masuk menadapat gaji mulai dari 60.000 - 85.000 per enam bulan atau setara dengan Rp 3.000.000- Rp. 4.000.000 perbulannya dengan kurs 1$=31 Rubel=Rp.9400,- Sangat menggiurkan, mengapa dibayar dengan  tinggi? Karena seorang masinis membawa ribuan nyawa setiap harinya, nyawa manusia dibebankan kepundaknya, ke pundak seorang masinis!
1347760492118451079
Jalur perehod, jalur pindah antar stasiun metro dalm tanah, bisa dibayangkan di dalam tanah bisa ada 3 stasiun metro sekaligus alias bertumpuk 3 dan hitung berapa kedalam tanah yang dibutuhkan dan berapa jutaan kubik tanah yang harus digali dan di keluarkan dari dalam tanah saat proses pembangunannya. Photo by Syaripudin Zuhri.
Dan untuk menghargai seorang masinis, pemerintah Rusia memeberikan pakain atau  baju seragam yang gagah, persis seperti seragam  pilot! Suatu kebanggan terndiri bagi para masinis, jadi si supir kereta ini tak merasa direndahkan sebagai pegawai, mereka berdiri sama tegak dengan pegawai lainnya! Tidak belepotan oli seperti masinis-masinis kereta api milik kita, bahkan sering kita dengar kereta di Indonesia tabrakan, terguling, mogok, bahkan rel kereta pun ada yang mencuri! Terlalu... rel kereta pun di curi! Kembali ke gaji masinis, dengan demikian Anda sudah bisa membayangkan berapa gaji rata-rata pegawai di Rusia sekarang ini, Rusia memang sedang bergerak naik dan pendapatan perkapita mereka sudah berada di kisaran $ 16.000, jadi rata-rata penduduk Rusia mempunyai pendapatan perbulannya adalah $ 16.000: 12= $ 1.333. Jadi setara dengan Rp 12.533.333, ( kurang lebih dua belas juta lima ratus rupiah)! Silahkan bandingkan dengan pendapatan rata-rata perkapita Indonesia, yang hanya kurang lebih $ 1000! Dan kalau dibagi 12, menjadi kurang lebih hanya $ 83 saja! Atau setara dengan Rp 783,333.( kurang lebih hanya delapan ratus ribu) saja! Kurang dari $ 100 perbulan! Pantas saja para buruh teriak-teriak dan protes agar UMR mereka dinaikan! Rasanya memang gaji karyawan secara umum harus dinaikan, karena rasanya sudah tak manusiawi, sementara harga-harga terus melambung dan tak jauh  bedanya dengan harga yang ada di Rusia, tetapi pendapatnnya jauh sekali di bawah Rusia, atau perkapita Indonesia hanya seper enam belas dari perkapita Rusia, padalal kalau dilihat keterpurukannya, tak jauh bedanya, dan Rusia baru bangkit sekitar tahun 1991, setelah kehancuran komunis dan Indonesia terpuruknya lebih kemudian disekitar 1998 ketika Suharto turun dari "singgasana" kekuasaannya dan Orde Baru "tutup buku" alias tamat!
13477608411725370437
Lampu-lampu antik bereglantungan di langit-langit stasiun metro dan nyaris tak pernah padam saat metro berjalan dari mulai jam 5 pagi sampai jam 1 malam, jadi hanya istirahat 4 jam setiap harinya, bayangkan kalau lampu-lampu itu padam di kedalam tanah antar 50 samapi 150 meter! Tentu akan terjadi kepanikan luar biasa, namun itu tak pernah terjadi. Photo by Syaripudin Zuhri.
Jadi dengan melihat tawaran gaji buat masinis saja, kita sudah dapat membayangkan betapa Rusia mengalami kemajuan begitu pesat, kuat dan kokoh di bawah kepimpinan Vladimir Pudin.... eh salah, Vladimir Putin!  Hampir saja keseleo antara Putin dan Pudin, ya hanya beda hurup tengahnya saja, tapi nasibnya jauh beda, he he he! Oke kita lanjut, jadi dengan Anda melihat tawaran gaji buat masinis sudah merupakan salah satu indikator akan keberhasilan pembangunan di Rusia, walaupun di jaman komunis di era tahun delapan puluhan ke bawah, Rusia sama-sama dengan Indonesia, bahkan boleh dikatakan dalam pembangunan ekonominya mandeg, berhenti di tempat, loh Anda bisa bayangkan yang namanya mencari makanan sehari-hari saja mesti antri, beli bensin saja perlu antri dan pakai kupon dan antrinnya panjangnya bukan main! Bahkan untuk mendapatkan sepotong roti pun harus siap berdiri antri di toko roti dan banyak toko-toko besar tapi isinya kosong melompong! Tapi itu dulu, dua dekade yang lalu, sekarang di mana-mana berdiri mall dan pasar-pasar grosir yang menjamur dan itu tawaran yang sangat menarik buat konsumen Rusia, mengapa? Di jaman komunis tak boleh ada kempemilikan individu, semuanya milik negara! Sekarang semuanya boleh dimiliki, sehingga mobil-mobil mewah dan apartement seharga jutaan rubel pun dilalap habis oleh OKB (Orang Kaya Baru) Rusia! Itulah Rusia... negara yang selalu menjadi "kambing hitamnya" film-film Hollywood, pokoknya kalau sudah menyangkut Rusia apa lagi di jaman Unisoviet tak ada yang baik dalam film-filmnya AS, ya maklum saja saat itu memang sedang "Perang Dingin".
13477611111506835071
Di dalam gerbong metro dengan pintu penguhubung diantara gerbong, penumpang dengan bangku panjang yang saling berhadapan, resiko kecopetan berkurang, karena diantara penumpang bisa saling mengawasi. Penumpang santai dan rasa aman, beginilah saat libur, lenggang. Photo by Syaripudin Zuhri.
Ternyata sampai saat ini prototypenya film Hollywood tak jauh bergeser seperti di jaman Uni Soviet, lihat saja di film terbarusnya Tom Cruise, Mission imposible 4", apa boleh buat film tersebut memang dibuat oleh Hollywood, jadi seleranya ya selera yang membuat. Kita kembali ke masinis kereta, tawaran yang menggiurkan itu sayangnya memang berlaku hanya untuk warga negara Rusia saja, orang asing bila bekerja di Rusia, ya sama sulitnya dengan birokrasi mereka. Dan itu hebatnya Rusia dalam mengendalikan lapangan kerja bagi warganya, jadi kalau pekerjaan tersebut memang bisa dikerjakan oleh wargnya, yang diutamakan ya warganya dulu dan alih tehnologi di bidang perdagangan pun dilakukan dengan cepat, semula di toko-toko milik perusahaan Cina yang dulu pegawainya orang-orang Cina, beberapa tahun kemudian semua pedagang Cina langsung diganti dengan pedagang-pedagang Rusia, walau tetap pemiliknya orang Cina, dengan demikian Rusia membuka lapangan kerja bagi warganya!
13477615991787735507
Eskalator mengantarkan ada bertualang ke dalam tanah di setiap stasiun metro dan Anda belum dikatakan ke Moskow jika belum naik metro. Dan jangan lupa, setiap stasiun metro punya keindahan dan keunikan tersendiri. Photo by Syaripudin Zuhri.
Makanya jarang terdengar para buruh di Rusia mogok alias demontrasi untuk minta kenaikan gaji, jangankan yang kerja, para pensiunan pun tunjanggan hari tuanya dinaikan berkali-kali dan untuk para pensiunan punya kartu bebas bayar naik metro, bus dan angkutan umum lainnya dan bila masuk ke tempat-tempat wisata pun langsung mendapat potongan harga dengan menunjukan kartu pensiunannya dan mereka mendapat KTP seumur hidup! Oya satu lagi tentang SIM(Surat Izin Mengemudi) dibuat jangka panjang, 10 tahun baru ganti! Dan bayar STNK mobil murah meriah, lebih murah dari dua tiga potong mc Donald! Begitulah cara Rusia mensejahterakan penduduknya, dari mulai masinis kereta yang bergaji tinggi sampai mengratiskan anak-anak sekolah, dari membuat taman-taman bebas akses internet  dengan Wifi sampai membuat tambahan jalur kereta bawah tanah, yang sekarng saja sudah tak kurang dari 160 stasiun kereta di bawah tanah dan itu terus saja di tambah jalurnya! Dan kita hanya bisa gigit jari melihat itu semua, karena di Jakarta satu stasiun kereta di bawah tanah satupun tidak ada! Tantangan buat siapapun yang menjadi Gubernur DKI Jakarta!

Syaripudin Zuhri

/virays

TERVERIFIKASI (BIRU)

Saya senang bersahabat dan suka perdamaian. Moto hidup :" Jika kau mati tak meninggalkan apa-apa, maka buat apa kau dilahirkan?"
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?