SBY DAN MUNIR

Baru saja siang ini (25/10) Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono buka suara atas hilangnya dokumen hasil kerja Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan Munir. Melalui mantan Mensesneg Sudi Silalahhi, SBY mengakui bahwa dokumen asli memang hilang, namun ia menyangkal hilangnya dokumen tersebut karena disengaja. Banyak yang menduga hilangnya dokumen hasil kerja TPF ini adalah sebuah kesengajaan untuk menutupi kenyataan. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang hilangnya dokumen penting ini di masa pemerintahan SBY? Sampaikan opini Anda dengan menyertakan label: SBY dan Munir pada artikel Anda. 


Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana