Keberagaman di Keluarga Soemitro Djojohadikoesoemo

26 April 2014 17:45:28 Diperbarui: 23 Juni 2015 16:09:41 Dibaca : 10310 Komentar : 0 Nilai : 0 Durasi Baca :

Prabowo Subianto, calon presiden dari Partai Gerindra sedang naik daun. Terlepas dari perannya dalam Peristiwa Kelabu Mei 1998, dia adalah lawan tangguh bagi calon presiden dari PDIP, Joko Widodo.



Prabowo Subianto adalah salah satu anak laki-laki dari begawan ekonomi, Prof. Dr. Soemitro Djojohadikoesoemo, selain sang adik laki-laki Hashim Djojohadikoesoemo, dan sang kakak perempuan, Biantiningsih Miderawati.



Yang belum banyak diketahui tentang keturunan dari sang begawan ekonomi ini adalah :



1.Dua orang keponakan Prabowo Subianto, yaitu Aryo Puspito Setyaki Djojohadikusumo (anak laki-laki dari Hashim Djojohadikusumo, dan Thomas A. Muliatna Djiwandono (anak laki-laki dari Biantiningsih Miderawati), masuk dalam Partai Gerindra, bentukan sang paman.


2.Aryo P.S. Djojohadikusumo adalah calon anggota legislatif, dan Ketua Umum Pengurus Pusat Tunas Indonesia Raya (TIDAR), sayap Partai Gerindra yang mengurusi kaum muda. Sedangkan Thomas A. Muliatna Djiwandono atau dipanggil Tommy, adalah Bendahara Umum Partai Gerindra. Sedangkan Hashim sendiri adalah Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.


3.Ayah Thomas adalah mantan Gubernur Bank Indonesia di era presiden Soeharto, J. Soedradjad Djiwandono, suami Biantiningsih Miderawati, kakak ipar Prabowo dan Hashim, menantu Soemitro Djojohadikoesoemo.



Yang menarik lagi, adalah keberagaman dalam beragama di dalam keluarga Prof. Dr. Soemitro Djojohadikoesoemo.



1.Soemitro,Prabowo, Aryo, beragama Islam.


2.Hashim Djojohadikoesoemo beragama Kristen, dan dua anaknya yang lain, Sara dan Indra (tidak diketahui).


3.Istri Soemitro, Dora Sigar, asal Manado, ibu dari Prabowo, Hashim, dan Biantiningsih, beragama Kristen.


4.Biantiningsih dan suaminya, J. Soedradjad Djiwandono, dan anaknya Thomas, beragama Kristen. Adapun kepanjangan “J” dari nama Soedradjad Djiwandono, adalah “Joseph”.



Apa yang saya tulis ini sama sekali tidak ada maksud menyinggung “SARA” kepada sang calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, namun ini menandakan bahwa itulah indahnya Indonesia yang beragam namun tetap dalam kesatuan dan keharmonisan. Keluarga Soemitro harmonis walaupun berbeda keyakinan.



Itulah yang seharusnya dilihat oleh seluruh masyarakat Indonesia, bahwa pemimpin itu jangan dilihat dari suku, agama, ras, latar belakang keluarga, dan sebagainya. Tetapi lihat apa yang dapat dikerjakan bagi negara dan bangsa.



Salam Indonesia...



Sumber :


·http://id.wikipedia.org/wiki/Soemitro_Djojohadikoesoemo


·http://en.wikipedia.org/wiki/J._Soedradjad_Djiwandono


·http://id.wikipedia.org/wiki/Hashim_Djojohadikusumo


·http://partaigerindra.or.id/2012/07/01/thomas-a-muliatna-djiwandono-masuk-gerindra-adalah-panggilan-jiwa-keluarga.html


·http://news.detik.com/pemilu2014/read/2014/04/23/163739/2563425/1562/meski-keponakan-prabowo-aryo-djojohadikusumo-tak-seenaknya-pilih-komisi?9911012


·http://izoruhai.wordpress.com/2012/05/10/lebih-dekat-dengan-aryo-djojohadikusumo-bertindak-nyata-untuk-rakyat/





Tommy Setiawan

/tomsetz

TERVERIFIKASI

Hanya pembaca dan pemerhati. Bukan penulis. Tapi kadang-kadang menuangkan pikiran atau ide atau perasaan yang bergejolak.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana